oleh

DI DUGA DI LINDAS FORKLIF SAAT JAM KERJA, MENINGGAL DUNIA NYAWANYA DI HARGAI 50 JUTA OLEH PT INTI RODA

M Taufik Korban Laka di PT Inti Roda yang di duga di lindas Forklif saat jam kerja.Pihak Perusahaan PT INTI RODA hanya sanggup memberikan uang Kebijakan Rp. 50. juta Rupiah. ( sebuah harga nyawa manusia)

Beritatrends.com Tangerang – Kecelakaan Kerja di PT Inti Roda di duga terlindas Kendaraan Forklif terjadi pada hari Rabu ( 11 Juli 2018) sekitar jam 13: 00 Wib, mengakibatkan Karyawan Bernama Muhammad Taufik bagian OFFICE BOY di PT Inti Roda yang beralamat di kawasan industri jatiuwung meninggal Dunia di Rumah Sakit HERMINA PASAR BARU TANGERANG.

Menurut keterangan Dokter Yuda yang menangani korban memberikan keterangan. bahwa seluruh Tulang Di dalam tubuh sudah retak dan terjadi Pendarahaan serius. tindakan yang di lakukan Pihak Rumah sakit dengan memberikan Pernafasan buatan sampi di lakukan mengompaan di dada namun nyawa korban sudah tidak tertolong.

Di duga awal kejadian Korban akan mengantar Galon air buat keperluan karyawan dan staf untuk minum. Saat menyebrang terlintas kendaraan forklif yang berbuatan barang lansung menabrak korban dan terseret kurang lebih 50 M. pihak PT Inti Roda Yang di wakili HRD H ISRAN dan karyawan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Hermina sebagai Rekanan perusahaan tersebut.

semua biaya Perobatan pihak kami yang bertanggung jawab ini di luar dari biaya BPJS beliau,” Kata H. Ikhsan penjabat sebagai HRD di perusaahan tersebut.Di Duga Pengemudi forklif tidak memiliki SIM KHUSUS dan standar Peraturaan ketenaga kerjaan. Penangan secara cepat yang di lakukan oleh pihak Rumah Sakit dan memberikan pertolongan ke korban sangat baik dan sesuai Standar Pelayanan Nasional.

Pihak PT INTI RODA di duga melindungi pelaku yang menabrak korban dengan alasan trauma Berat dan Defresi bahkan pihak PT INTI RODA melalui juru bicaranya hanya sanggup memberikan uang Duka dan Kerohanian sebesar Rp. 50.000.000 ( Lima Puluh Juta Rupiah).

Pihak keluarga korban akan menempuh jalur hukum dan melaporkan ke Polisian. dan akan melaporkan ke Dinas Ketenaga Kerjaan Tangerang kota. karena pihak PT Inti Roda tidak memberikan dan menceritakan kronologis kejadian. seakan di tutupi kejadian sebenarnya.

nyawa abang saya tidak bisa di tukar dengan uang. apalagi mau di berikan uang 50 juta dri pihak Perusahaan, kami tetap akan tempuh jalur hukum” Ujar Usri salah satu pihak keluarga.

Kami ingin pelaku di proses secara hukum karena telah melakukan kelalaian kerja mengakibatkan Abang kami nyawa nya melayang.” Sambung Usri.
sampi berita ini di turun di duga pelaku yang menabrak korban. berkeliaran dan di lindungi oleh perusahaan tersebut. (Team)

News Feed