oleh

Pelepasan Relawan Al Qur’an Jilid 4 tahun 2018 Kabupaten Lebak

 

Relawan Kampung Al Qur’an di Kabupaten Lebak

Beritatrends.com, Lebak – Sebanyak 35 mahasiswa pengkaji dan penghafal Al-Qur’an yang berasal dari beberapa perguruan tinggi diantaranya Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ), institut Ilmu Alquran (IIQ), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STIA) AlHikmah, Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam Arab (LIPIA) terhimpun dalam satu wadah bernama Relawan Kampung Al-Qur’an

Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi hadiri acara Pelepasan Relawan Al qur’an Jilid 4 tahun 2018 bertempat di Aula Multatuli pada SetDa Pemda Lebak lantai III, dengan membawa tema “Bersatu Membangun Masyarakat Cinta Alquran untuk Kabupaten Lebak yang Iman, Aman, uman dan Amin”

Sejumlah 55 Orang Para Relawan Kampung Qur’an yang merupakan wakil dari 34 Propinsi tersebut direncanakan akan kunjungi Kampung Qur’an di Tiga Kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak diantaranya Kecamatan Rangkasbitung yang merupakan Ibu Kota Kabuparen Lebak, Kecamatan Cimarga dan Kecamatan Muncang,

Turut hadir Sekretaris MUI Lebak KH.Asep Saefulloh M.pd, Camat Muncang Lingga, Kecamatan Rangkadbitung dan Camat Cimarga. Dengan bersilaturahmi ke kampung Qur’an tersebut kami membawa Misi untuk masyarakat mencintai Kitab sucinya sehingga dengan mencintai Kitab Sucinya diharapkan bisa membentengi jatidirinya dalam era Global informasi sekarang ini.

Ditambahkan oleh Direktur Yayasan Kampung Qur’an Husnan Hasibuan bahwa kunjungannya ke Lebak ini merupakan Ke empat kalinya, Kabupaten Lebak kami kunjungi karena kami setiap tahunnya rutin lakukan kunjungan Silaturahmi. “Bahwa relawan ini bertugas selama 3 Minggu di perkampung qur’an dari 5 ampai dengan 6 Relawan,”ucapnya.

Wakil Bupati Lebak mengatakan, bahwa Pemda Lebak sangat khawatir kepada para Generasi Muda Lebak sehingga Pemda membuat Satu Perda Diniyah, Perda Maghrib Mengaji serta Perda Pondok Pesantren agar Pemerintah bisa lebih fokus untuk bisa diImplementasikan kepada Generasi Lebak dapat mencintai Kitab Sucinya guna menghadapai Informasi Global masa kini.

“Para Relawan bisa memberi ilmu Ke-Negaraan dan Ke-Agamaan kepada masyarakat Lebak dimana Para Relawan bertugas, tanpa ada kesatuan mustahil apa yang diharapkan tercapai, dan tepat pukul 10.31 WIB kami melepas para Relawan untuk segera bertugas,”pungkas Ade.(FR)

News Feed