oleh

BPN KAB TANGERANG : DI DUGA DI SETIR OLEH MAFIA TANAH SEHINGGA TIDAK BERANI MENJALANKAN TUPOKSINYA

Kantor Badan Pertanahaan Kabupaten Tangerang Banten. di duga telah di setir oleh para MAFIA TANAH di Kab Tangerang sehingga tidak punya nyali menjalankan Tupoksinya

Beritatrends.com, Tangerang – Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Tangerang Banten di duga terima uang suap ratusan juta dari Mafia Tanah dan tidak punya nyali serta bermental tempe untuk membantalkan Nomor Induk Bidang. ( NIB ): 07722 ,Surat Ukur Nomor 215/2015, luas tanah 28.730 M2 atas nama Ahmad Ghozali. NIB 07823, Surat Ukur Nomor 216/2015, luas tanah 39.780 M2 atas nama Ahnad Ghozali. NIB : 07901,Surat Ukur Nomor 269/2016, luas tanah 32.120 M2. atas nama Ahmad Ghozali. NIB: 07902 ,Surat Ukur Nomor: 270/2016, luas tanah 46.972 M2 atas nama Ahmad Ghozali. yang terletak di Desa Dadap Kec Kosambi Kabupaten Tangerang Banten. diduga untuk pengajuan Ke BPN Kab Tangerang dengan mengunakan Alas/ Warka tanah Akte Jual Beli atas nama Ahmad Ghozali, padahal tanah tersebut tanah Negara dengan status GARAPAN. Petugas BPN KAB TANGERANG sehingga diam seribu bahasa dan tidak bisa bertindak sesuai Tupoksinya.

Salah satu masalah yang sedang di hadapi Pemohon atas nama Suherman dengan nomor berkas 112893/2017. M Thamin HR dengan nomor berkas 112825/2017, Ade Naufal Al Ali Musa dengan nomor berkas. 112890/2017, Norma Yusnita dengan nomor berkas 112884/2017, Nofiah dengan nomor berkas. 112797/ 2017. Hungdres Halim dengan nomor berkas 101933/2017, Edward Halim dengan nomor berkas 103365/2017, Nani Wijaya dengan nomor berkas 101933/ 2017 , Hendra Wijaya dengan nomor berkas 101967/ 2017, Sri Supinati dengan nomor berkas 112835/2017. terletak di Kel. Dadap Kec. Kosambi Kabupaten Tangerang Banten Sudah Jelas, Alas/warka Tanah mempunyai bukti yang kuat dah sah sesuai izin garapan yang di terima dari instansi terkait. ternyata sudah keluar NIB dan Surat ukur atas nama Ahmad Ghozali dengan Alas Akte Jual Beli atas nama Ahmad Ghozali.

Pada saat Ahmad Munardi ( Ace) menjabat sebagai Ka Subsi Pemetaan telah memperlihatkan Alas/warka tanah yang di ajukan oleh Ahmad Ghozali di duga mengunakan AKTE JUAL BELI atas nama Ahmad GHOZALI sebagai persyaratannya ke BPN Kab Tangerang, Kepada perwakilan pemilik Tanah garapan saat bertemu di ruang kerjanya.

Saat di tanya apakah ada peraturan dari Pemerintah dan Kementrian Agraria dan ATR/ Kepala BPN RI yang menerangkan bahwa tanah negara dengan Status tanah garapan bisa berubah peralihannya ke AKTE JUAL BELI, beliau mengatakan tidak ada dan yang ada hanya PERAHLIAN OPER GARAPAN bukan Di jadikan AKTE JUAL BELI ( AJB).

Permasalahan Ini sempat mengantung 1 tahun sampi Pejabat Baru mengantikan yang bernama FATURROHMAN tidak juga berani dan tak punya nyali melakukan dan memanggil ke dua belah pihak untuk di adakan MEDIASI/ Musyawarah. Petugas BPN Kabupaten Tangerang saudara DIKI mengatakan bahwa daerah Dadap masuk zona merah, kepada Perwakilan pemohon.

Pihak BPN KabTangerang dengan Egonya dan seakan paling pinter telah mengeluarkan SURAT PENOLAKAN Memproses berkas pemohon dengan Nomor : 1450 – 1461 /36.03/V/2018 , tanggal 21 Mei 2018 di tanda tangani oleh Akhda Jauhari, ST. NIP. 19691120 198903 1 OO1. Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahaan atas nama Kepala Kantor Pertanahaan Kabupaten Tangerang.

Pihak BPN Kab Tangerang apakah tidak mengerti atau pura-pura tidak tahu mengenai Peraturan Kementrian Agrari dan ATR/ Kepala BPN RI. Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Penyelesaian Kasus Pertanahaan  dan Peraturan Kepala BPN RI Nomor 34 tahun 2017 tentang Petunjuk Penanganan dan Penyelesaian Masalah Pertanahaan.

Kepada Penegak Hukum dan Kepala Kantor Pertanahaan Kabupaten Tangerang segera menyelesaikan dan mengusut tuntas para oknum Pegawai BPN Kab Tangerang yang telah berkoalisi denga para mafia tanah sehingga hanya merauk ke untungan pribadi dengan menjual Tanah Negara dan mensengsarakan serta merugikan Rakyat Indonesia yang telah di lindungi oleh Undang-Undang Dasar 1945. (Tb Uce).

News Feed