oleh

Kondisi Malam Hari di Bogor

Suasana malam itu

Beritatrends.com, Bogor – Suasana jelang Pilkada Kota Bogor dinihari bagai tak bertuan, hanya Patroli sesekali hiasi udara dinihari yang menusuk tulang seharian sebelum hari H Bogor kota diguyur hujan, semoga pertanda berkah adanya.

Ditrotoar arah stasiun Bogor sekelompok orang malam tengah asik bercengkrama enrah apa yang dibicarakannya. Ditengah stasiun Bogor ada seorang pedagang kopi hangat usianya 56 tahun namun tampak diwajahnya penuh rona kekecewaan entah apa yang difikirkan karena Ia tak merasa bahwa hari ini adalah harinya Demokrasi Rakyat kota Bogor untuk menentukan pemimpinnya.

Ditengah sibuknya,datangkah seorang wanita lansia diperkirakan usianya 74 rahun namun masih energik lakukan aktifitas, sebut saja Mamih demikian panggilan yang Ia suka.

Saat disinggung masalah Pilkada seraya Ia berkata bahwa beberapa agenda demokrasi pada era reformasi ini menyebutkan bahwa dirinya tak pernah gunakan hak politiknya dengan alasan percuma ke TPS juga karena tak ada perubahan daerahnya.

Lanjutnya Ia mengaku seorang Janda yang sangat sulit memenuhi kebutuhan hidupnya walau ia kini bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang Travel, susah pak sekarang mencari kebutuhan,” imbuhnya.

Tengingat agenda demokrasi ini penting namun tingkat partisipasi masyarakat semakin berkurang artinya sangat Apatis.Siapakah yang patut dipersalahkan? bukankah tolok ukur kesuksesan penyelenggara itu dari Partisipatif Masyarakat Hak Pilih? (FR)

News Feed