oleh

Dibakar Cemburu Seorang Warga Ngebel Ponorogo Nekat Siram Air Keras Ke Wajah Janda Muda

pelaku saat diamankan petugas

 

Beritatrends.com, Ponorogo – Jajaran Polres Ponorogo membekuk Imam Hidayat (53) warga Dukuh Ngrogung Desa Ngebel Kecamatan Ngebel, lantaran tega menyiram air keras ke muka wanita idamannya, Senen (25/6).

Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal saat korban yang bernama Ignatia Indrayani Yustiningsih (24) warga Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel, hendak pergi ke Toko Baju Pos Mode bersama dengan dua temannya.

Mengetahui hal tersebut pelaku yang saat itu mengendarai mobil Honda Brio bergegas turun langsung menghampiri korban yang berstatus janda muda. Pelaku pun langsung menanyakan perihal kedekatan mereka dan meminta korban untuk menjalin lagi asmara, namun korban hanya diam saja.

Melihat reaksi korban tersebut, seketika itu juga pelaku langsung emosi, dan darah mendidih serta langsung menyiram korban dengan air keras. Korban yang terkena siraman air keras diwajah spontan berteriak histeris karena kesakitan, dan pelaku langsung kabur meninggalkan tempat.

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas AKP Sudarmanto mengatakan, belum genap 24 jam, akhirnya petugas berhasil membekuk pelaku yang bersembunyi di sebuah tempat yang berada di wilayah Madiun.

“Saat ditangkap, pelaku tak berkutik dan tidak memberikan perlawanan. Dihadapan petugas, pelaku yang merupakan bapak satu anak ini mengaku nekat menyiram air keras ke wajah korban karena dibakar api cemburu. Sebab pelaku diputus tanpa sebab oleh korban, padahal mereka sudah menjalin hubungan selama hampir tiga tahun, ” kata Sudarmanto.

Sudarmanto menambahkan, hasil dari pelaku sengaja menyiramkan air keras yang sudah disiapkan dengan tujuan untuk memberikan pembelajaran kepada korban. Termasuk tidak berpaling hati ke orang lain.

‘’Motifnya cemburu dan sakit hati karena baru saja diputusin. Karena tidak mau menjawab, pelaku langsung menyiram korban menggunakan air keras ke wajah korban, “imbuhnya.

Lebih lanjut Sudarmanto menuturkan air keras yang didapatkan pelaku memang sudah dimiliki sejak lama. Sebab selama ini pelaku memang bekerja disebuah tempat meubel yang memang juga membutuhkan air keras.

‘’Sampai saat ini pelaku masih dimintai keterangan lebih lanjut, kalau korban masih dirawat dirumah sakit karena mengalami luka bakar diwajahnya. Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan pasal 355 ayat 1 KUHP tentang dugaan penganiayaan berat direncanakan terlebih dahulu dengan ancaman hukuman maksima 12 tahun penjara, ” tuturnya. (sul)

News Feed