oleh

Seorang Nenek Warga Desa Carangrejo Sampung Ponorogo Ditemukan Tewas Di Hutan

Kapolsek Sampung AKP Sugeng Sukamto bersama petugas medis memeriksa tubuh korban

 

Beritatrends.com, Ponorogo, Warga Dusun Bayeman, Desa Kunti, Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo mendadak gempar, menyusul ditemukannya sesosok mayat perempuan yang sudah mengeluarkan bau menyengat di hutan lindung milik Perum Perhutani, tepatnya di Gunung Kepyar Petak 182 desa setempat, Rabu (6/6).

Dari informasi yang dihimpun, penemuan sesosok mayat berkelamin perempuan tersebut, berawal saat Dugel (49) salah satu warga sekitar hendak mencari pakan ternaknya melintasi hutan desa.

Ketika tengah melintasi hutan desa setempat, Dugel melihat sesuatu yang menimbulkaj bau busuk yang menyengat hidungnya. Lantaran takut dan penasaran, Dugel pun langsung berlarian memberitahukan warga sekitar.

Dan bersama dengan warga, berusaha mendekat untuk melihat dari dekat, yang ternyata bau tak sedap tersebut, berasal dari sesosok mayat perempuan. Melihat hal tersebut wargan pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa dan berwajib.

Kapolsek Sampung AKP Sugeng Sukamto yang datang langsung ke lokasi mengatakan, sesosok mayat perempuan tersebut saat ditemukan masih menggunakan baju dan perhiasan yang melekat ditubuhnya. Dan diketahui sesosok mayat itu bernama Soerah, seorang nenek warga Dukuh Carangrejo, Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung. Nenek ini diduga tewas karena mengalami sakit jantung.

‘’Hasil pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan dan kekerasan. Korban berusia 66 tahun. Baju dan perhiasan juga masih melekat ditubuh. Korban diduga tewas karena mengalami sakit jantung. Yang Kemungkinan penyakit korban kambuh saat hendak mencari kayu, “kata Sugeng Sukamto.

Sugeng menambahkan, pihak keluarga mengaku pasrah dan menerima kematian korban yang ditemukan warga ditengah hutan. ‘’Keluarga menerima kematian korban. Setelah diidentifikasi korban langsung disholatkan dan dimakamkan di TPU setempat, ” imbuhnya.(sul)

News Feed