oleh

Proyek Papan Nama “TELAGA SARANGAN” Ambruk Dan Tak Kunjung Diperbaiki

 

 

Lokasi Proyek Papan Nama Telaga Sarangan Yang Ambruk

 

Beritatrends.com, Magetan – Proyek Reklame papan nama Telaga Sarangan di Obyek wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan yang dianggarkan pada tahun 2017 akhir tahun namun bulan Januari 2018 kemarin ambruk, belum kembali dipasang oleh rekanan.

Padahal, proyek yang bersumber dari Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp.160 Juta tersebut masih merupakan tanggung jawab rekanan.

Pengerjaannya dimulai Desember 2017 dan selesai awal tahun 2018. Informasi yang dihimpun Beritatrends.com, proyek bangunan papan nama tersebut, diperkirakan ambruk pertengaan Januari 2018 lalu.

Plt Kepala Dinas Pariwisatan dan Kebudaayaan Kabupaten Magetan Winarto melalui Kepala Bidang Pengelolaan Pariwisata Hadi Sumarno mengatakan, itu tanggung jawab rekanan karena musibah terjadinya angin puting beliung saat itu, dan saat ini dalam masa perawatan, memang rencana janji pihak Kontraktor akan di kerjakan dan dipasang kembali sesuai jadwal perawatan hingga bulan Juni akhir 2018.

“Kami sudah melakukan tegoran untuk segera diselesaikan tanggung jawab pihak pelaksana, mereka akan memasang kembali menurut keterangan Pak Agung selaku Direktur CV yang mengerjakan akan di pasaang pada bulan Juni 2018 ini, kalau tidak dikerjakan tentunya ada sangsi yang harus dipertanggungjawabkan selaku pelaksa proyek tersebut,”ucap Hadi, Rabu (30/5/2018).

Lanjut Hadi, untuk lebih jelasnya bisa langsung menghubungi Pak Agung saja mas, karena kapan akan di pasangnya kembali pak Agung yang menentukan kita hanya bisa mengingatkan saja, agar tidak terjadi sangsi yang akan di berikan terhadap Kontraktor tersebut.

Ditempat yang beda Agung sebagai penanggung jawab pelaksanaan proyek tersebut mengatakan, ya mas itu memang terkena bencana alam pada malam tersebut terjadi angin yang agak kencang sehingga proyek yang saya kerjakan roboh karena saking besarnya angin pada malam itu.

“Sekitar jam dua malam waktu kejadian saya juga ada di lokasi ini bukti foto dan video pada kejadian tersebut padahal saya mengerjakan proyek tersebut sudah sesuai dengan gambar dan bestek yang ditentukan oleh dinas terkait,”ucap Agung kepada Beritatrends.com, Rabu (30/5/201).

Lanjut Agung, akan saya kerjakan pada bulan Juni ini sekarang masih dalam pembenahan, yang penting sebelum masa pemeliharaan selesai papan Nanam tersebut sudah terpasang.

“Memang proyek itu masih merupakan tangung jawab kami karena dalam waktu pemeliharaan walaupun terjadi kerusakan karena bencana alam yang tidak dapat diduga sebelumnya,”pungkas Agung. (Gal)

News Feed