oleh

Mewaspadai Penggalangan PNS/ASN Dalam Pemilihan Bupati & Wakil Bupati Lebak 2018

Hakiki Hakim Panglima Bajukoko

Beritatrends.com, Lebak – Panglima Bajukoko (Barisan Juang Kolom Kosong) Hakiki Hakim kembali mengingatkan kepada para ASN/PNS dalam debat Pilbup Lebak 27 Juni mendatang harus bersikap netral.

Bila kedapatan tidak netral maka akan dikenai sanksi sesuai Permenpan. Mengapa mereka harus bersikap netral ? karena jelas mereka adalah birokrat yang melayani semua lapisan masyarakat dan tidak terintervensi oleh kepentingan apapun.

Bajukoko akan terus mengawal Pilbup Lebak sesuai mekanisme yang ada, demikian penjelasan disela-sela kesibukannya pada awak media

Lanjutnya, MK memutuskan PSU bahwa telah terjadi pelanggaran yang bersifat sistimatis yang terstruktur dan massif, saat ini Pilkada Lebak 2018 yang hanya 1 (satu) Pasangan Calon, dimana Paslon tersebut masih menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati, indikasi dugaan penggalangan PNS/ASN sangat kuat, selain itu Pemerintahan Desa (Kepala Desa beserta Aparatur Desa) pun tidak menutup kemungkinan terjadi.

“Indikasi-indikasi yang terjadi diantaranya sebagai berikut,  adanya penyebaran Stiker Magrib Mengaji yang dibiayai APBD Kabupaten TA 2017 yang disebar/ditempel secara serentak di tiap Desa, kantor Kecamatan, dan sekolah-sekolah sebelum tahap penetapan calon, adanya mutasi pejabat struktural saat dihari penetapan calon, informasi-informasi sepihak dari beberapa staf di salahsatu OPD/SKPD bahwa mengakui diarahkan oleh pimpinan untuk tetap membantu/mengarahkan ke salahasatu paslon yang masih memimpin, pasca saat adanya baliho besar dan umbul-umbul yang terpasang di Posko Bajukoko, menguatnya adanya surat ketua Rw yang dilayangkan kepada Panwaslu Kabupaten terkait keberadaan Posko Bajukoko,”ucapnya

Tambahnya, indikasi-indikasi tersebut terus memotivasi tim/relawan kolom kosong yang tergabung dalam Bajukoko untuk selalu waspada dan siaga membantu tugas-tugas pengawasan yang dilakukan Banwaslu/Panwaslu.

“Terutama titik rentan yang patut diwaspadai di tingkat Muspika dan Desa, Insya Allah, tim Bajukoko di tiap Kecamatan dan Desa sudah siap pasang mata dan telinga, bahkan akan intents koordinasi di setiap Panwaslu Kecamatan,”pungkasnya (FR)

News Feed