oleh

Tiga Hari Panen Pedet Dirayakan, Sampah dan Kotoran Sapi Dibiarkan

sampah sisa makanana dan kotoran sapi paska Panen Pedet sudah tiga hari tidak dibersihkan

Beritatrends.com, Magetan – Aktifis yang sering memperhatikan pembangunan Kabupaten Magetan, Kamto mengtakan, menjaga dan merawat bumi merupakan tanggung jawab bersama. Semua punya peran yang sama, sebab kita semua tinggal di planet yang sama yaitu bumi.

“Seharusnya Paska Acara Serimunial Panen Pedet di Lapangan Desa Cepoko Kecamatan Panekan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan yang dihadiri Menteri Pertanian itu, saya mengimbau kepada Bupati dan  Kepala Dinas Peternakan dan perikanan Kabupaten Magetan, serta aktivis lingkungan lainnya untuk bekerja bersama menjaga dan merawat bumi,” jelas Kamto dalam pengamatannya paska Panen Pedet yang mengeluarkan anggaran yang banyak itu namun sampah dan kotoran sapi di biarkan begitu saja, Jumat (11/5/2018).

Lanjutnya, lebih jauh, isu lingkungan merupakan isu global yang jadi perhatian semua pihak. Namun sering sekali kebijakan-kebijakan yang lahir kurang berdampak terhadap lingkungan. Untuk itu, alangkah baiknya, jika semua pihak bisa mendorong isu lingkungan menjadi isu politik sehingga nantinya melahirkan kebijakan yang pro-lingkungan.

“Coba di perhatikan dengan seksama, acara yang begitu besar, tapi setelah acara selesai tidak ada tindakan untuk langsung membersihkannya, padahal itu lapangan milik masyarakat desa Cepoko kenapa Dinas yang meminjam tidak bertanggung jawab atas sampah dan kotoran sapi, padahal anak sekolahan kalau berolahraga disitu apalagi club yang berda di wilayah tersebut kalau mau main bola juga di situ mana tanggung jawabnya,”Tegas Kamto.

Dibenarkan oleh Aktifis Partai Politik PDI Perjuangan, Sang Agus mengatakan, Dinas seharusnya begitu acara selesai semua sampah dan kotoran sapi di bersihkan ini sudah tiga hari sampah masih bayak bersekan dan kotoran sapi yang berceceran.

“Terus terang kami sekalu aktifis sangat kecewa apa yang telah dilakukan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, sepertinya tidak mau tanggungjawab tertang lingkungan yang berada di lapangan Cepoko Paska Panen Pedet, kasihan warga dan anak sekolah yang mau menggunakan lapang tersebut,”ucap Sang Agus.

Ditambahkan warga setempat yang tak mau disebut namanya, mengatakan acara yang sebegitu meriah dan wah tersebut masa hanya membersihkan sampah dan kotoran sapi sampai tiga hari tidak dilakukan. “Apa ini yang namanya contoh yang baik, kami kecewa terhadap dinas yang meminjam lapangan milik desa kami, karena tidak bertanggungjawab terhadap sampang yang sampai saat ini beserakan kami risih, kami mau olah raga tidak bisa,”ucapnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Drh. Kustini melalui Peno Sekretaris Dinas Perternakan dan Perikanan mengatakan, terima kasih infonya, sebenarnya sudah kami serahkan pekerjaan untuk membersihkan sampa tersebut lewat Dinas Lingkungan Hidup Magetan.

“Coba nanti saya lihatnya kembali sudah dibersihkan atau belum, yang jelas pekerjaan tersebut sudah kami limpahkan dan kami tidak tahu kalau sampai hari ini belum di besihkan,”pungkas Peno. (Gal)

News Feed