oleh

Festival Seni dan Potensi Dalam Gebyar Hardiknas 2018 Kabupaten Magetan

Para tamu undangan dan seluruh peserta saaat menyanyikan Indonesia Raya, Kamis (10/5/2018)

Beritatrends.com, Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) yang jatuh pada hari ini, 2 Mei 2018, di Kabupaten Magetan salah satunya ditandai dengan dilaksanakannya upacara di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dan di seluruh Sekolahan saat itu (red).

Peringatan Hardiknas di Kabupaten Magetan tahun ini memang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena tak hanya acara seremonial saja yang digelar namun juga diisi dengan kegiatan lainnya yaitu Gebyar Hardiknas yang berisi antara lain Lomba melukis Caping seluruh Paud Se-Kabupaten Magetan yang diikuti Anak didik Guru pendaping dan orang tua murid sejumlah 6800 peserta, Bazar Hreasi anak dan Guru Se-Kabupaten Magetan dilaksanakan selama 3 hari (10 – 12 Mei 2018), Pentas Wayang kulit Dalang Cilik, Pentas Sendratasik, Gerakan Apel Terbatas, Magetan Hujan Buku, Gerakan Nasional Baca Buku dan Seminar Akbar Nasional dengan Narasumber Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhajir Effendy M.AP.

 Salah satu anak paut yang lagi mngikuti lomba melukis caping

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magetan Joko Santoso dalam laporannya mengungkapkan bahwa tujuan dari Gebyar Hardiknas adalah untuk menggalang kebersamaan untuk membangkitkan semangat pentingnya kemajuan pendidikan, hal ini menurut Joko sejalan dengan tema Peringatan Hardiknas tahun ini.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Magetan Dr. Drs. H. Sumantri, MM dalam sambutan pembukaannya mengungkapkan apresiasinya terhadap acara yang digelar oleh keluarga besar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga tersebut karena melalui kegiatan  semacam ini masyarakat dapat memperoleh gambaran kemajuan bidang Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang dicapai  oleh Kabupaten Magetan. Sumantri juga berharap agar kegiatan semacam ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi cambuk bagi insan pendidikan untuk terus berkarya demi kemajuan pendidikan Pemuda dan Olahraga di Kabupaten Magetan. “Ingat, Dunia pendiidikan tidak mengutamakan kegiatan yang bersifat seremonial saja tapi yang lebih utama adalah substansi yang berkaitan dengan kualitas pendidikan,” tegasnya.

Peserta lomba melukis, guru pembimbing dan orang tua murid sejumlah 6800 peserta

Ditambahkan Sumantri, bahwa ditengah prestasi/mutu pendidikan Kabupaten Magetan yang cukup menggembirakan, perlu dibudayakan dikalangan pendidikan kita suatu motto bahwa Karya lebih utama daripada gaya, dan prestasi lebih unggul daripada gengsi. Tak lupa Sumantri juga berpesan kepada para guru dan orang tua agar menekankan kepada anak-anaknya bahwa sekolah bukan hanya sebagai kewajiban namun juga sebagai suatu hal yang menyenangkan. “ Hal ini sesuai dengan konsep yang diterapkan oleh Ki Hajar Dewantara, bahwa sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan baik bagi anak didik maupun para guru, layaknya sebuah taman,” jelasnya.

Usai membuka Lomba melukis olah anak Paud Se-Kabupaten Magetan, Bupati beserta tamu undangan menyempatkan diri mengunjungi stand Bazar Kreasi Anak dan Guru yang terdiri dari stand “Unjuk Karya” dari tingkat SLPT hingga SLTA se- Kabupaten Magetan. (Gal)

 

News Feed