oleh

Gerakan Wakaf Indonesia Nyatakan Anak Kecil Saja Bisa Wakaf

Bobby Manullang, Direktur Dompet Duafa

Beritatrends.com, Tangerang – Paradigma wakaf yang selama ini melekat di masyarakat, sedikit demi sedikit mulai bergeser. Sebelumnya wakaf hanya dikenal di kalangan ulama dam diperuntukan bagi orang yang mampu. Alokasi wakaf biasanya hanya untuk masjid, madrasah dan tempat pemakaman umum (kuburan).

Saat ini, berdasarkan Fatwa MUI, telah dibenarkan bahwa wakaf pasif digantikan dengan wakaf yang lebih produktif dan diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Direktur Dompet Duafa(DD), Bobby Manullang, dihadapan para peserta workshop wakaf angkatan I (sabtu,5/5) mengatakan kalau dulu kebanyakan hanya mencari pahala akhirat saja, namun sekarang justru dengan wakaf akan mendapatkan 2 manfaat yaitu dunia dan akhirat.

Bobby mencontohkan tanah wakaf yang diberikan kepada lembaga Pendidikan Khadijah Learning Centre(KLC) di Tangerang Selatan, Daya Mart, Rumah sakit khusus mata Di Banten dan Kebun Sengon Sentul Bogor adalah contoh wakaf produktif yang telah banyak memberi manfaat diantaranya membuka lapangan kerja dan pembinaan generasi islam khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.

Lebih jauh Bobby menyampaikan seorang anak kecil saja bisa menjadi wakif tentunya dengan di dampingi oleh guru atau orang tuanya.

Sementara itu pengamat sosial dari Gerakan Wakaf Indonesia, Abdul Rohim, menyatakan dukungannya terhadap Dompet Duafa, dengan membuat program gerakan sejuta wakaf.

Rohim menyatakan, seorang anak harus dibiasakan untuk berempati kepada saudaranya yang kurang mampu, untuk itu walaupun sebulan sekali hanya mewakafkan Rp. 10.000, akan dapat membangun sarana ibadah ataupun kebutuhan masyarakat yang tidak mampu.

Gerakan Wakaf Indonesia, lahir dari kesadaran alumni workshop wakaf untuk mensosialisasikan wakaf yang berkoordinasi dengan Dompet Duafa, lembaga penyalur bantuan yang sudah terpercaya.

“Harapan kami, semua masyarakat sudah mau berwakaf, jangan menunggu menjadi kaya baru bisa beramal” kata Rohim kepada Beritatrend.com (Haryadi)

News Feed