oleh

Sidak UNBK dan UNKP di Tiga Tempat

 Sekda Magetan bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga beserta Kementrian Agama Kabupaten Magetan Melakukian Sidak UNBK di 3 titik, Senin (24/4/2018)

Beritatrends.com, Magetan – Setiap peserta didik yang mengikuti Ujian Nasional diminta untuk menjaga kesehatan. Sementara itu, kesiapan sarana dan prasarana sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga maupun pihak sekolah.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan Bambang Trianto sebelum melakukan pengecekan pelaksanaan UN baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) di tiga titik.

“Yang penting, peserta didik yang akan melakukan ujian harus sehat. Dengan kondisi yang sehat, maka mereka akan bisa mengerjakan soal-soal ujian nasional dengan baik.Karena itu mereka pun diminta untuk memperhatikan dan menjaga kesehatan agar bisa mengikuti ujian nasional dengan baik dan lancar,”tuturnya.

Selasa (24/4/2018) Senin ini merupakan hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Di Magetan, pelaksanaan UNBK Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) dan relatif lancar.

Untuk memastikan kelancaran tersebut, Bupati Magetan Sekda Magetan Bambang Trianto bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Joko Santoso meninjau langsung UNBK di SMKN 1 Magetan. Pria yang akrab disapa Bambang Dindik itu melihat secara langsung sistem ujian di sekolah tersebut.

Bambang menerangkan bahwa pihaknya sudah maksimal untuk menyiapkan kebutuhan UNBK. Misalnya seperti kebutuhan listrik dan internet. “Soal listrik, kami sudah berkoordinasi dengan PLN Magetan. Sudah kerja sama, sama seperti tahun lalu,”terangnya.

Dari hasil komunikasi dengan PLN, Magetan memiliki kelebihan daya. Sehingga pelaksanaan UNBK bisa optimal, tidak terganggu dengan adanya mati listrik. “Di apa bila pemadaman mendadak juga kami siapkan genset,”ulas Bambang .

Sedangkan untuk sambungan internet, Bambang menyatakan bahwa hal itu sudah tercover oleh pusat. Bahkan pada Minggu malam (21/4/2018), pihaknya juga sudah mengecek ulang. Perusahaan penyedia internet yang sudah ditunjuk juga sudah mengantisipasi jika ada kendala pada server utama. “Ada server cadangan. Semua sudah seratus persen siap memang di hari pertama ada gangguan namun hal tersebut sifatnya secara nasional bukan Magetan saja,”terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan  dan Olahraga Magetan Joko Santoso yang mendamping Sekda memantau langsung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengatakan, total ada tiga sekolah yang di cek langsung oleh Sekda Magetan yakni SMPN 1 Barat yang bertempat di SMKN 1 Magetan, SMPN 2 , dan MtsN Sidorejo Kecamatan Panekan.

“Dari hasil pengecekkan yang dilakukan hari pertama, sempat terjadi kendala server yang macet, pada saat ujian akan dimulai, namun hal itu tidak menjadi kendala berarti, karena langsung bisa ditangani dan tidak mengganggu jalannya pelaksanaan ujian,”Ucap Joko.

Lanjutnya, memang kemarin ada kendala trable namun ternyata itu terjadi hamper seluruh Indonesia, namun sejauh ini lancar-lancar saja, aman dan tertib saat pelaksanaan ujian berlangsung. Untuk kendala server hanya kemari di hari pertama sudah langsung ditanggulangi dan tidak menjadi hambatan bagi siswa yang akan melaksanakan ujian.

“Untuk total 53 SMP terdiri dari 34 UNBK dan 19 UNKP, UNBK Mandiri 13, UMBK menumpang di SMK/SMA sebanyak 21 SMP, Jumlah  peserta ujian nasional  SMP sebanyak 6520 orang peserta, Jumlah peserta ujian nasioanl MTs sebanyak 3370 orang peserta. MTs 35 lembaga UNBK, jadwal hari Selasa (24/4/2018) Matematika, UNBK setiap hari sebanyak 3 gelombang, Gelombang pertama dimulai dari pukul 07.30 – 09.30 WIB, Gelombang kedua pukul 10.30 – 12.30 WIB dan gelombang ketiga dimulai pukul 14.00 – 16.00 WIB dan untuk UNKP dimulai dari pukul 10.30 – 12.30 WIB,”terang Joko.

Di tempat yang sama Suyono guru pembimbing mengatakan, untuk peserta semua hadir hanya saja sebelum UNBK di mulai ada satu siswa meninggal dunia karena sakit, namun dia masih termasuk peserta UNBK. “Siswa yang tidak mengikuti ujian lantara meninggal dunia bernama Argo Dasi Prastyo siswa SMP N 1 Barat, memang sebulumnya saat  ujian tulis dia sempat ikut namun kasena sakitnya Getahgeni pada hari kedua langsung di bawa ke Rumah Sakit Lanut Iswayudi, tapi tidak tertolong, saat itu hamper seluruh rekan-rekanya merasa kehilangan,”pungkas Suyono.(Gal)

News Feed