oleh

TMMD Wujudkan Pembanguan di Pedesaan

TMMD perubahan dari AMD dengan inti yang sama karena itu merupakan TNI

Beritatrends.com, Sidoarjo – Sudah Berjalan selama 19 hari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 101 dilaksanakan Kodim 0816 Sidoarjo. Kegiatan difokuskan pada pembangunan di Desa Penatar Sewu, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo .

Sejak tgl 4 April 2018 telah dilaksanakannya yang dibuka oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin tersebut terbukti dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat seolah tidak pernah surut, bahkan bertambah rekat ,keakraban, kekompaka, dengan penuh kekeluarga dan telah mewujutkan kemanunggalan TNI bersama rakyat.

TMMD lahir dengan tujuan TNI lebih manunggal dengan rakyat. TMMD yang dulu kita kenal dengan istilah AMD (ABRI Masuk Desa) di era tahun 1980-an yang dicetuskan pertama kalinya oleh Jenderal M. Jusuf dengan tujuan membantu masyarakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di desa.

AMD juga membantu memaksimalkan potensi Desa, karena Desa merupakan penyuplai bahan baku pangan nasional serta sebagai sumber ketenagakerjaan.  Keberhasilan ABRI Masuk Desa telah menjangkau ke pelosok-pelosok Desa juga di beberapa wilayah Indonesia tidak lepas dari konsep Kemanunggalan TNI dan Rakyat yang telah menjadi ciri khas jati diri dan kepribadian ABRI yang telah dilahirkan dari rakyat untuk rakyat Sebagaimana tertulis dalam perubahan istilah dari AMD ke TMMD berjalan seiring reorganisasi ABRI dimasa reformasi Tahun 1999.

Dengan berjalannya waktu TMMD merupakan salah satu program TNI, khususnya TNI-AD bersama pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan infrastruktur di daerah. Khususnya daerah yang belum terjangkau pembangunannya dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Harapannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, selain itu TMMD juga untuk membina masyarakat masalah keamanan wilayah sehingga desa tersebut  benar – benar aman dan nyaman selama 24 Jam.

Adapun Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke 101 ini juga didukung dengan kekuatan personel  sejumlah 150 orang, yang terdiri dari 2 SST TNI AD, 1 SST TNI AL, 1 Regu POLRI, 1 Regu Tim Teknis Pemda &  1 Tim dari Ormas,Kartar,masyarakat Dalam Satgas TMMD ke 101 ini Komandan Kodim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Fadli Mulyono,S.I.P bertindak sebagai Komandan Satgas dan Danramil 0816/06 Tanggulangin Kapten Inf Dwi Umiyanto bertindak selaku Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK).

Terlepas dari Satgas TMMD ke 101 ini sebagai bantuan tambahan personil telah dikerahkan sebanyak 125 Orang warga Desa Penatarsewu. Setiap harinya mereka ikut membantu bahu membahu membangun sasaran fisik TMMD yang telah dikoordinir oleh aparatur desa penatar sewu kecamatan Tanggulangi kabupaten sidoarjo provinsi jawa Timur.

Dan Betapa pentingnya program TMMD sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat, membantu tugas/pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan akselerasi pembangunan dan mengatasi masalah-masalah sosial serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. Keharmonisan dan kebersamaan ataupun Kemanunggalan TNI dengan Rakyat telah menjadi satu pilar untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merupakan suatu kekuatan yang sangat dahsyat dalam upaya mempertahankan NKRI.

Peran rakyat tidak dapat kita lepas dari sejarah pembentukan TNI, tentu tidak bisa kita lupakan begitu saja bahwa TNI berasal dari Rakyat, untuk rakyat dan berjuang bersama-sama dengan rakyat. Dengan kebersamaan dan berkat kerjasama yang baik antar rakyat dan TNI maka bangsa akan bebas dari berbagai penjajahan, menjadi bangsa yang kuat dan  merdeka, berdaulat, mandiri dan disegani oleh negara-negara lain.ungkap Serma Sutrisno, Baminter Kodim 0816 Sidoarjo.(ZEEY//LYN)

News Feed