oleh

Debat Pablik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Magetan

Moderator saat membacakan tata cara debat pablik

Beritatrends.com, Magetan – Debat publik pertama yang di gelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2018-2023 diselenggarakan di gedung PGRI, Selasa (17/04/2018) malam.

Debat publik tersebut diikuti 3 pasangan calon (Paslon) yang bakal maju dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magetan, nomor urut satu Suyatni Priasmoro – Nur Wahid (Bolo Dewe) yang diusung Partai Nasdem dan PKB, nomor urut dua Miratul Mukminin – Joko Suyono (Gus Amik Jos) yang diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, PKS, PAN dan Partai Gerindra serta  nomor urut tiga Suprawoto dan Endang Nanik Rusminiarti (Prona) diusung  Partai Demokrat, PPP dan Partai Hanura.

Debat publik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2018  kali ini sebagai moderator Agus Muhammad Faujhi dari universitas negeri Surabaya (UNESA).

Paslon Bupati dan Wakil Bupati oleh moderator dibari waktu selama 3 menit untuk memberikan paparan visi misi kedepan jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Magetan.

Untuk memberi dukungan kepada pasangan calon, pihak KPU Magetan hanya memperbolehkan membawa 60 pendukung. KPU juga memberikan kesempatan bagi pendukungnya untuk memberikan yel-yel dengan waktu yang sudah ditentukan pihak KPU.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pihak KPU Magetan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan disekitar lokasi.

Pantauan Beritatrends, jalan disekitar Alun-Alun Magetan menuju  gedung PGRI Kabupaten Magetan ditutup bagi umum.

Petugas Polisi juga memeriksa tamu undangan maupun awak media sebelum masuk dan mengikuti acara debat publik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Magetan, Hendrad Subiyakto dalam sambutanya mengatakan, mungkin selama ini masyarakat tahunya program, visi dan misi pasangan calon masih dari alat peraga kampaye (APK) dari kampaye Paslon.

“Tetapi kali ini masing-masing Paslon akan menyampaikan visi, misi nya dan menguraikan program-programnya lewat Debat Pablik,” terangnya.

Debat publik bertujuan untuk proses para pemilih untuk memahami dan mendalami visi dan misi Paslon, dengan terpahaminya visi dan misi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Magetan dalam Pilkada pada 27 Juli 2018 mendatang, akan melahirkan pemilih-pemilih yang cerdas. “Dengan pemilih yang cerdas, maka pada 27 juni 2018 Magetan mendapatkan pemimpin yang berkualitas,” pungkas Hendrad. (Gal)

 

News Feed