oleh

Berdasarkan Pasal 63 Ayat 1 Peraturan KPU Nomer 4 tahun 2017, Panwaslu Panggil Ratno Anggota DPRD Magetan

Ratno Anggota DPRD Magetan saat diwawancarai awakmedia Televisi lokal di halaman kantor Panwaslu Magetan, Kamis (13/4/2018)

Beritatrends.com, Magetan – Angota DPRD Magetan Ratno fraksi PKB dipanggil Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Magetan lantaran ikut dalam kegiatan kampanye Puti Guntur Soekarno Putri calon  Wakil Gubernur Jatim di Pondok Pesantren Desa Sumur Songo, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pasal 63 ayat 1 Peraturan KPU nomer 4 tahun 2017, dijelaskan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, DPR RI/DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota/DPD bisa ikut kampanye pasangan calon sepanjang dia telah melaksanakan atau mempunyai ijin cuti.

“Panwaslu memanggil angota Dewan itu berdasarkan undang-undang PKPU, untuk memberikan klarifikasi,” kata Ismail angota Panwaslu Magetan, Kamis (13/4/2018).

Kami sudah memangil beliau, dan beliau menyanyadari kesalahanya tersebut tersebut, beliau beralasan kehadiranya di angap undangan biasa, bukan undangan kampaye. “Ratno baru menyadari saat tiba di TKP, kalau itu kampaye Calon wakil gubernur Jawa Timur nomer urut 2,” kata Ismail

Sanksi untuk Angota dewan yang mengikuti kampaye, kita akan rekomendasikan kelembaganya, Ke DPRD / ketua Dewan untuk mengingatkan hal tersebut. beliau sudah kampaye dan tidak mengunakan surelat cuti.

Dari pemanggilan Angota DPRD ini, bahwa peraturan PKPU tentang hal tersebut masih belum terlalu jelas, kewajiban kita hanya merekomendasi kepada atasanya, jadi nanti yang akan memberi sanksi adalah atasanya, bukan Banwaslu.

“Untuk sementara masalah sanksi tidak ada. Selanjutnya panwaslu akan melakukan rapat pleno untuk menyikapi hal ini, kita akan layangkan surat rekomendasi ke DPRD kabupaten Magetan ,” tukasnya.

Panwaslu Kabupaten Magetan sudah memangil dua kali angota dewan yang melangar mengikuti kampaye, setelah sebelumnya panwaslu Kabupaten Magetan memangil Ali Basri anggota DPRD dari Partai Demokrat, karena telah membawa mobil dinas dan tidak mempuyai surat ijin cuti.

“Terkait sudah 2 kali pelangaran ini kita akan lebih meningkatkan koordinasi, karena ini merupakan pelangaran, kita akan layangkan surat teguran untuk Lembaga terkait,”pungkasnya (Gal)

News Feed