oleh

Tak Sesuai Konsep Taman ex. Pasar Parang

Taman yang tampak tak terawat karena tidak sesuai konsep, Senin (9/4/2018)

Beritatrens.com, Magetan – Pembagunan Taman ex. Pasar Parang  atau warga masyarakat Parang bilang Taman Garuda yang terletak di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan sudah dikerjakan Tahun 2015 lalu, tampak seperti papan/tugu nama taman Garuda yang pagar keliling.

Proyek Pembangunan Tanan Ex. Pasar Parang tersebut dengan Nilai Pagu Rp. 400.000.000, (empat ratus juta rupiah), Nilai HPS Rp. 396.000.000,- (tiga ratus Sembilan puluh enam juta rupiah) dengan merogoh kocek APBD yang di menangkan oleh CV. Rihastara Kontraktor dengan alamat Mantren Desa Bagi Rt 027 Rw o5 Kecamatan/Kabupaten Madiun – Jawa Timur dengan penawaran Rp. 343.060.000,-  (tiga ratus empat puluh tiga juta enam puluh ribu rupiah)

Proyek Pembangunan Tanan Ex. Pasar Parang awalnya dikerjakan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Magetan dan selama tiga Tahun paska pembangunan, tak ada lagi pekerjaan untuk proyek pembangunan taman yang dikonsep untuk ruang terbuka hijau, area bermain dan Olah tersebut. Sejak tahun 2016 hinga tahun angaran 2018 ini, Pemkab Magetan tidak mengangarkan dana untuk pembangunan tahap kedua tersebut seolah-olah terkesan terbengkalai.

Namun semenjak awal tahun 2017 seluruh taman yang berada di kabupaten Magetan merupakan tanggungjawab Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Magetan.

Rudi Subagyo Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Magetan, mengatakan, awalnya Pembagunan Taman ex. Pasar Parang  atau taman Garuda merupakan program Badan Lingkungan Hidup (BLH) sekarang menjadi Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sejak ada perubahan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) pada tahun 2017 yang lalu ada perubahan wewenang, namun pada Tahun 2017 dan Tahun 2018 ini pihaknya tidak mengangarkan dana untuk melanjutkan pembangunan tersebut.

“Masih dalam perencanaan, semoga jika nanti merupakan salah satu konsep dinas Perumahan dan permukiman pada tahun depan, akan kami rencanakan. Tahun ini belum karena masih menyesuaikan dengan anggaran yang ada, untuk menyulap bekas Pasar Lama Parang menjadi taman dengan konsep ruang terbuka hijau, area bermain dan tempat olahraga,”pungkas Rudi. (Gal)

News Feed