oleh

Warga Yang Belum Terekam E-KTP, Segera Urus Biar Tak Kehilangan Hak Pilih

Saat Jumpa Pers di Aula KPUD Magetan, Sabtu (7/4/2018)

Beritatrends.com – Sejumlah 2.048 pemilih di Kabupaten Magetan,  hal ini terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magetan Tahun yang akan digelar serentak pada 27 Juni 2018 mendatang

Ketua KPU Magetan Hendrad Subyakto mengatakan, data Pemilih Dalam Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Timur  dan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Magetan Tahun 2018 di kantor KPU Magetan, sesuai Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kabupaten Magetan, jumlah total pemilih potensial yang belum memiliki E-KTP sebanyak 10.466 pemilih yang tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Magetan. Dari jumlah tersebut terbagi dalam Tiga kategori yakni : 1). Pemilih potensial belum memiliki E-KTP tetapi sudah melakukan perekaman sebanyak 4.852 orang, 2). Pemilih yang belum melakukan perekaman data tetapi sudah masuk database Dispendukcapil sejumlah 3.566 orang, dan 3). Pemilih potensial yang belum punya E-KTP, belum rekam data, dan juga tidak masuk database Dispendukcapil sebanyak 2.048 pemilih.

Lanjut Hendrat, yang sudah rekam meski belum punya E-KTP tetap masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) sudah masuk database bisa dimasukkan DPT, dihimbau segera urus administrasi kependudukan karena pada hari H semua pemilih harus bisa menunjukkan E-KTP atau Surat Keterangan (Suket). Ini juga masuk kategori rawan bila tidak segera urus administrasi kependudukan.

“Dispendukcapil akan melayani maksimal buka layanan penuh. KPU terus koordinasi dengan Dispendukcapil. Tidak masuk database Dispendukcapil 2048 tidak bisa masuk DPT, tetapi itu bukan berarti kehilangan hak pilih tetap, bisa milih dengan syarat segera urus administrasi kependudukan sampai 27 Juni jika sudah punya E-KTP bisa milih dengan kategori dipemilih tambahan pada jam 12-1 siang,”jelas Hendrat.

Dikeluarkan dari DPS tetapi pada tanggal 11 dan 12 April sudah lengkap maka pada pleno di Kecamatan bisa dimasukkan secara otomatis. Akan kami dikirimi surat masing-masing yang isinya penjelasan dari KPU, himbau urus administrasi kependudukan, penjelasan masih bisa milih asal urus administrasi kependudukan surat dikirim melalui PPS. “Target partisipasi seluruh warga Magetan bisa milih. Perkembangan DPS ada pengurangan dan penambahan, rata-rata domisili meninggal atau yang lainnya,”terang Hendrat.

Ditambahkan Abdul Salam Anggota Komisioner KPUD Magetan menjelaskan, meskipun tidak terdaftar di DPT bukan berarti menghilangkan hak pilihnya, semua masyarakat tetap masih  bisa memilih dengan syarat segera mengurus administrasi kependudukan agar nanti pada 27 Juni 2018 jika sudah punya E – KTP bisa memilih dengan kategori daftar pemilih tambahan pada jam 12-1 siang.

“KPU terus berkoordinasi dengan Dispendukcapil terkait permasalahan ini. Dispendukcapil juga telah menyatakan terus membuka layanan penuh bagi masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan,” kata Salam.

Hendrat menambahkan KPU akan berupaya agar seluruh warga masyarakat magetan dapat menggunakan hak pilihnya. KPU akan menyurati daftar pemilih yang rawan gagal nyoblos tersebut. Isi surat berupa penjelasan dari KPU, himbauan untuk segera mengurus administrasi kependudukan, penjelasan masih bisa milih asal urus adm kependudukan surat dikirim melalui PPS.(Gal)

 

 

News Feed