oleh

Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Arif Rahman, Lantik 363 Lulusan Dikmata

Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI Arif Rahman Melantik 363 Siswa Dikmata, di Dodik Secata A Rindam V /Brawijaya, Jln. Gubernur Suryo No.1 Magetan, Sabtu (7/4/2018).

Beritatrends.com, Magetan –  Pangdam V/Brawijaya Mayor Jendral TNI Arif Rahman memimpin upara penutupan pendidikan pertama tamtama (Dikmata)‎ TNI-AD gelombang II tahun 2017, di Dodik Secata A Rindam V Brawijaya, Jln. Gubernur Suryo No.1 Magetan, Sabtu (7/4/2018).

Dalam kesempatan itu, Pangdam melantik 363 siswa yang telah lolos pendidikan, dan resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada).

“Kepada para Prajurit yg sudah dilantik, jangan pernah merasa puas, tetap jaga fisik karena nantinya masih ada pendidikan lanjutan yang akan memberikan kemampuan prajurit lebih handal lagi, demi menjaga kedaulatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Arif Rahman, dalam Sambutanya.

Usai menjalani pendidikan selama empat bulan, Prasis Sholikhin Nosis keluar sebagai siswa terbaik pertama.

“Biaya yang telah dikeluarkan oleh negara berasal dari uang rakyat, oleh sebab itu jangan sampai mengecewakan rakyat. Oleh karena itu,‎ jadilah prajurit yang profesional dan mencintai rakyat,” tegas Pangdam.

“Jadilah prajurit TNI AD yg tanggon, tanggap dan trengginas, loyal kepada pimpinan, siap menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab yang bisa membanggakan kesatuan dan TNI AD”.

Karena itu, ia berharap selepas pendidikan, para prajurit harus mempunyai sikap dan perilaku yang mencerminkan seorang prajurit yang sejati. Yakni, prajurit yang memiliki disiplin dan mengabdi kepada satuan, bangsa, negara dan keluarga.

Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI Arif Rahman di sambut saat tiba di Secata A Rindam V Brawijaya, Jln. Gubernur Suryo No.1 Magetan, Sabtu (7/4/2018).

“Menjadi seorang prajurit TNI adalah suatu pilihan, tugas dan tanggung jawab sudah menunggu dimana keamanan negara menjadi tangung Jawab kalian semua, berbuat baik jangan sampai merugikan bangsa dan negara jadilah prajurit TNI AD sejati sebagai pengawal NKRI dan menjadi kebanggaan kedua orang tua,” kata dia.

Di hadapan para prajurit yang baru saja dilantik, Pangdam, menyampaikan bahwa penutupan pendidikan merupakan titik awal kehidupan seorang prajurit TNI-AD, dengan pangkat prajurit dua,”Sebagai prajurit kalian harus senantiasa patuh, loyal dan taat kepada tugas, senantiasa bekerja keras, tabah, berani menghadapi resiko apapun. Jadilah sosok prajurit yang tangguh dan militan,” kata dia.

Pada kesempatan ini Pangdam berpesan agar mempersiapkan diri untuk mengikuti pendidikan kejuruan. Para Prajurit tidak boleh lengah, serta selalu membina fisik dan mental serta konsentrasi pikiran, untuk mengikuti pendidikan selanjutnya.
“Kembangkan dan tingkatkanlah budaya belajar dan berlatih yang mengacu kepada Tri Pola Dasar Pendidikan TNI yang meliputi aspek fisik, aspek kepribadian dan aspek intelektual secara seimbang,” jelas Pangdam.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan seluruh unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), serta masyarakat Kabupaten Magetan, atas dukungan dan kerjasamanya. Sehingga seluruh tahapan pendidikan dapat terselenggara dengan baik.

“Juga kepada para orang tua atau para wali dari mantan prajurit siswa Dikmata yang baru saja dilantik,” tutur perwira tinggi TNI ‎AD yang saat ini menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya sejak 27 Oktober 2017 tersebut. (Gal)

News Feed