oleh

APK Calon Bupati Makan Korban

Saat terjadinya APK menimpa pengguna jalan, Minggu (25/3/2018) yang lalu

Beritatrends.com Magetan – Masyarakat Magetan menjadi korban atas semrawutnya pemasangan alat peraga Kampaye (APK) milik KPU. Salah satu korbannnya adalah warga sundul, Kecamatan parang yang tidak ingin disebutkan namanya,  mengaku terjatuh karena terkena ambrukan APK milik KPU saat melintasi Jalan Kecamatan Barat menuju Kecamatan Maospati, tepatnya di Desa Sempol.

“Waktu saya pulang belanja dari Pasar Barat, Banner gambar calon bupati terbawa angin dan ambruk menimpa saya, terus terang saja sampai jatuh tengkurap, karena terkena bambu cagak banner, semua ada tiga bambu dan panjang – panjang yang meninpa saya, yang terkena ambrunya APK bukan saya saja, ibu saya juga tertimpa ambuknya APK membuat patah tulang pada jari kelingkingya, sudah dironsen dan dianjurkan operasi oleh dokter,” ucapnya kepada Beritatrends, Senin (2/4/2018)

Korban yang tekena ambruknya APK saat diwawancarai Beritatrends, Senin (3/4/2018)

Korban juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak ingin memperpanjang masalah tersebut, dan sudah membiyayai pengobatanya sendiri melalui BPJS. “Saya sudah angap masalah ini selesai, tanpa saya minta, ada pihak KPU yang memberikan uang sebesar Rp.1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah) untuk penganti pengobatan saya dan ibu saya,” imbuh korban.

Saksi yang menolong korban, Suwito salah satu staf di Dinas Perhubungan Magetan, juga membenarkan kejadian tersebut, saya waktu pulang takziah dari Barat, melihat sepeda montor terjatuh terkena ambrukan APK dan langsung menolongnya.” Saya minta tolong orang yang pas lewat tempat kejadian tersebut membawa korban ke Pukesmas Tebon, Kecamatan Barat untuk mendapatkan pertolongan,” kata Suwito kepada Beritatrends, Senin (2/4/2018)

Ditempat yang berbeda Marsono selaku Komisioner KPU Kabupaten Magetan Divisi SDM dan Parmas menerangkan bahwa telah terjadi kecelakaan APK yang menimbulkan Korban, pada hari Minggu (25/3/2018) yang lalu. “Terjadi pagi hari, saat angin ribut terjadi di seluruh wilayah Magetan, kita mendapatkan informasi bahwa umbul-umbul APK ada yang roboh dan mengenai penguna jalan,”ucap Marsono kepada Beritatrnds, Senin (3/4/2018)

“Kita sudah konfirmasi kepada yang bersangkutan, melalui utusan seseorang, beliau sudah menyatakan dan menyadari bahwa kejadian tersebut adalah bencana alam, dan tidak meminta ganti rugi apapun,” jelas Marsono.

Menurut Pemerhati Pilkada Kabupaten Magetan Kamto mengatakan, seharusnya KPU Magetan dalam pengadaan APK pasti ada perencanaannya baru ketemu nilai anggarannya, total semua APK ada berapa jumlahnya contoh Baleho 3×4 ada berapa unit, Spanduk 1×6 ada berapa biji, dan umbul-umbul 1×4 ada berapa jumlahnya, terus untuk pemansangan menggunakan apa ? bambu atau kayu ini harus jelas, KPU harus transparan dalam hal ini.

“Perlu diketahui, alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Magetan milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan berupa Baleho (3×4), spanduk (1×6) dan umbul-umbul (1×4) yang dianggarkan dari APBN senilai Rp. 165.600.000,- (seratus enam puluh lima juta enam ratus ribu rupiah) dengan nomer rekening : 076.01.657778.00.00.06.3364.050.051.521211 dengan system pengadaan langsung, yang dipasang di 18 Kecamatan, se- Kabupaten Magetan, menggunakan uang Negara, kalau kita lihat KPU terkesan asal-asalan dalam melaksanakan pengadaan dan pemasangan APK tersebut,”ucap Kamto kepada beritatrends, Senin (2/4/2018).

Lanjutnya, Kalau transparan dan diserahkan kepada ahlinya tentunya hal ini tidak akan terjadi, dan perlu diketahui masa kampaye masih lama ini APK sudah pada rusak dan hilang. “Saya sebagai aktifis berharap pihak penegak hukum terutama yang mengawasi jalannya Pilkada yakni Panwaslu harus menindak lanjuti hal tersebut, dan kedua kepada penegak Perda Satpol PP harus menindak lanjuti APK yang melanggar Perda dan yang terakhir untuk pengadaan APK ada indikasi atau dugaan tidak benar tolong Penegak Hukum Kepolisian atau Kejaksaan untuk diusut hingga tuntas permasalahan ini,”pungkas Kamto.(Gal)

 

News Feed