oleh

Empat Peserta Ujian Perangkat Desa Tegal Arum Tak Lulus, Sampaikan Aspisasinya ke Polsek Bendo – Magetan

Perserta ujian Perangkat Desa sampaikan kekecewaannya ke Polsek Bendo, Kamis (29/3/2018)

Beritatrends.com, Magetan – Terkait adanya ketidak puasan para perserta ujian perangkat Desa Tegal Arum yang merasa kecewa terhadap panitia terkait nilai yang tak masuk akal tersebut, akhirnya mereka curhat ke Kantor Polsek Bendo untuk mendapatkan masukan atau kejelas hukum apabila terjadi ada permainan antara panitian dengan peserta yang lulus ujian.

Kapolsek Bendo, AKP Iin Pelangi, S.Sos mengatakan, tadi malam ( Rabu Malam, 28/3/2018) datang empat orang ke Polsek Bendo pada pukul 19.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB, yang menyampaikan aspirasinya terkait keikut sertaannya pada ujian staf Desa di Desa Tegal Arum dan mereka merasa tidak puas dengan hasil ujian tersebut.

“Kebetulan dalam menjawab aspirasi tersebut bukan kapasitas Polsek Bendo, kami hanya menyarankan agar mengikuti tahapan rentang waktu sesuai Perbup, karena saat ini masih ranahnya panitia dan Kepala Desa, jika tidak bisa diselesaikan bakal meningkat ke Kecamatan Bendo sebagai fasilisator,”ucap Iin kepada Beritatrends, Kamis (29/3/2018).

Sukatno Kepala Desa Tegal Arum mengatakan, empat peserta yang dinyatakan lulus seleksi tetap akan disahkan. Pasalnya, pada mediasi lanjutan kesepakatan dilaksanakan Rabu (28/3/2018) siang, tapi pihak peserta yang protes tidak hadir.

“Padahal kami bersama dengan Camat Bendo sudah menunggu di kantor Desa sejak pukul 09.00 WIB pagi, tapi, peserta yang mengajukan protes tidak kunjung hadir, hingga pukul 12.00 WIB siang juga tidak ada yang datang,”ucap Sukatno kepada Beritatrends, Kamis (29/3/2018)

Akhirnya ke empat peserta yang lulus seleksi itu tetap akan disahkan, tinggal menunggu rekom camat, tidak ada mediasi selanjutnya. “Pelaksanaan seleksi sudah berjalan dengan fair, panitia tidak membuat kesalahan, juga tidak ada main mata dengan empat peserta yang memperoleh nilai sempurna,”terang Sukatno.

Nggak ada kecurangan, nggak ada masalah kok, kalau masalah keberatan tentang nilai ujian mencapai 100, hal itu menurut saya wajar, bisa saja itu memang keberuntungan peserta tersebut.

Diberitakan sebelumnya, puluhan massa mendatangi kantor Desa Tegal Arum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Selasa malam (27/3/2018) sekitar pukul 19.00 WIB. Massa merupakan para peserta yang tidak puas dengan hasil ujian Staf Pemerintahan Desa Tegal Arum.

Edy Winarto, salah seorang peserta ujian mengatakan, dia dan peserta lain merasa tidak puas dengan hasil tes karena dirasa banyak kejanggalan. “Peserta ujian sebanyak 31 orang, dengan jumlah pertanyaan 150 soal, saat penilaian 3 orang dinyatakan lulus tes mendapat nilai 100 sementara 1 orang lagi nilainya 90. Sedangkan peserta lain yang tidak lulus nilainya tidak lebih dari 50, hal ini menurutnya adalah sebuah kejanggalan,”ucap Edy kepada Beritatrends, Kamis, (29/3/2018)

Yang Kami dipermasalahkan adalah ketidakpuasan terhadap peserta tes yang lulus dengan nilai 100, karena secara logika susah diterima. (Gal)

News Feed