oleh

BPJS Bantaeng Berhutang Kepada RSUD Prof. Dr. H. M Anwar Makkatutu Sekitar 7 Milyar

Dr. Sulta Direktur RSUD Prof Dr. H. M Anwar Makkatutu Banteang saat diwaancarai awak media Beritatrends.com, Kamis (22/3/2018)

Beritatrends.com, Banteang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) prof.Dr.H.M Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng Mengeluh terhadap pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ke pihak RSUD

Pelayanan RSUD terkaendala terhadap Kemoterapi karena Rumah Sakit tak mampu membayar pengobatan.

Dr. Hikma Kepala Bagian Kemoterapi 

Kepala Bagian Kemoterapi Dr.Hikma mengatakan pihak BPJS menginginkan pihak Rumah Sakit melakukan persuratan tersendiri untuk kemoterapi

“Terus terang kami dirugikan oleh BPJS dengan nilai obat sebesar 50 juta karena kami dinyatakan tidak legal untuk pembayaran, berhubung tidak ada persuratan resmi dari pihak Rumah Sakit padahal di perjanjian kerja sama(PKS) sudah tertuang,”ucap Hikma kepada Beritatrends.com, Kamis (22/3/2018).

Lanjut Hikma, kemarin kami sudah membicarakan persuratan itu dan sekarang kami tindak lanjuti terkait persuratan itu untuk bisa melancarkan pembayaran oleh BPJS

“Mereka gampang bicara dikira kami disini hanya bisa duduk manis padahal banyak aspek sosial didalamnya termasuk segi pelayanan dan pengobatan mereka digratiskan tetapi orang kemo itu rata-rata orang tidak mampu dan kemo itu butuh perawatan panjang,”tutur Hikma.

Begitu juga penyampaian dari Direktur RSUD Prof Dr. H. M Anwar Makkatutu, Dr.Sultan mengatakan, sebenarnya kemoterepi dilakukan di Rumah Sakit tipe B tetapi kita masih tipe c namun kami punya kebikajakan, ada dokternya yang bisa melakukannya.

“Kita menyampaikan secara lisan kepada pihak BPJS, setelah kita melakukan kemoterapi sekitar 5 orang pihaknya tidak membayar obat-obatan ke kami berkisar kurang lebih 60 juta dengan alasan belum melakukan persuratan mulai dari bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2017,”ucap Sultan kepada Beritatrends.com, Kamis (22/3/2018)

Sultan juga mengatakan, bahwa Jamkesda juga belum dibayarkan mulai bulan Agustus sampai Desember 2017 sampai sekarang BPJS dan Jamkesda berutang ke RSUD Prof Dr. H. M Anwar Makkatutu sekitar 5 milyar. “Malah sampai saat ini berkisar 7 milyar,”pungkas Sultan.(M.Jufri)

News Feed