oleh

Angkutan Gratis Untuk Anak SMP di Magetan Lewati Kajian

Plt Kepala Dinas Perhubungan dan Kabid saat diwawancarai Pojok Kiri serta Angkat adan Angdes yang melayani angkutan Gratis anak SMP di Magetan

Beritatrends,com, Magetan – Angkutan Gratis untuk anak sekolah SMP sederajat di Kabupaten Magetan sudah di mulai sejak tanggal 12 Maret 2018 kemarin dengan jumlah armada sebanyak 40 unit Angkutan Kota (Angkot) dan  Angkutan Pedesaan (Angdes).

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan, Siran mengatakan, memang total semua jumlah anak murid SMP sederajat berjumlah kurang lebih 5.232 orang, namun untuk angkutan gratis kita sudah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mendata berapa anak yang bisa kami layani dengan jumlah anggaran yang di sediakan.

“Semua dalam hitungan bisa terkafer karena data riil kami terima dari instansi yang terkait, itupun sudah melewati beberapa kajian memang masih ada kendala anak SMP yang tidak terlewati dengan trayak angkutan tersebut, kedepan kitakan upayakan bisa mencakup seluruhnya,”terang Siran kepada Beritatrends.comi, Selasa (13/3/2018).

Kenapa tidak termasuk anak SMA, sebab yang mengurusi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan kenapa juga tidak anak SD, karena anak SD letaknya tidak jauh dari sekolahannya.

“Angkutan Gratis ini memang program yang sudah di rencanakan dengan matang, munun kedepan kita perlu pembenahan yang lebik apa lagi dana yang dianggarkan masih  sangat minin dari kebutuhan yang ada, contoh untuk wilayah kota berapapun tidak ada kendala, memang wilayah yang belum ada traknya lah yang perlu dibahas demi pelayan yang lebih baik,”ucap Siran.

Untuk pembayaran kepada para angkot tidak ada potongan sepeserpun, kecuali potongan pajak karena pajak wajib dibayarkan, untuk angkutan yang dalam kota per kendara antar dan jemput mendapat ganti sebesar Rp. 80,000, – sedangkan yang luar kota Magetan seperti Parang, Plaosan dan Panekan mendapat ganti sebesar Rp. 100.000,-

Ditempat yang berbeda Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Joko Santoso mengatakan, Dinas Perhubungan memang minta bantuan untuk menghitung berapa jumlah murid SMP yang bisa dilayani dengan Angkutan Gratis.

“Akhirnya kami minta kepada Kepala sekolahan SMP sederajat untuk mengusulkan jumlah siswa yang akan diantar dan di jembut dengan angkutan gratis yang disediakan oleh Dinas Perhubungan, kami hanya menyerahkan jumlah usulan dari sekolah dan sekolah sendiri yang mendata jumlah anak yang mau ikut program angkutan gratis tersebut,”pungkas Joko. (Gal)

 

News Feed