oleh

Warga Terdampak Proyek Pembangunan Waduk Bendo Gelar Aksi Demo

Puluhan warga bendo Desa Nginden Sawoo yang terkena dampak dari pembangunan Mega proyek waduk bendo gelar demo di depan Paseban Alun-alun Ponorogo

Beritatrends.com, Ponorogo – Puluhan warga Bendo Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo yang terkena dampak dari pembangunan Mega proyek waduk bendo, melakukan aksi unjuk rasa di depan Paseban kawasan Pemkab Alun-alun Ponorogo, Senen (12/3).

Sambil membentangkan poster dan pamflet yang berisi ketidakpuasan akibat dari dampak Mega proyek waduk bendo tersebut, massa juga berorasi menuntut keadilan.

Korlap aksi, Didik Suwignyo saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya bersama puluhan warga masyarakat yang terkena dampak Mega proyek waduk bendo melakukan aksi demo, lantaran tidak puas akibat hasil kesepakatan yang dirasa merugikan. Akibat dari pembangunan Mega proyek waduk bendo, yang tidak sesuai dengan diawal kesepakatan yang telah disepakati.

“Kami bersama dengan seluruh warga masyarakat Bendo Desa Nginden Sawoo yang terkena dampak dari pembangunan Mega proyek waduk bendo menuntut ganti rugi atas rumah, tanah dan tanaman kami yang dirusak untuk pembangunan proyek, sesuai dengan MOU awal, “kata Didik Suwignyo.

Didik Suwignyo menambahkan, bahwa pihaknya bersama seluruh warga masyarakat Bendo menuntut Pemkab Ponorogo, dikarenakan selama ini dirasakan telah dibodohi. Serah terima rumah hunian pengganti bagi warga masyarakat yang terkena dampak proyek pembangunan ternyata tidak ada kejelasan.

“Dari awal MOU sebagai acuan ganti rugi, rumah pengganti tersebut sebagai bonus dan itu ada bukti di notulen 2013 dan notulen tahun 2016 juga ada. Bukan ganti rugi, tanah garapan belum jelas, rumah belum jelas, sertifikat juga belum ada, tanah garapan kami belum ada, memang dalam waktu 6 bulan kita dijatah, tapi habis 6 bulan, kita mau apa? tanah garapan tidak ada, kita semua bermata pencaharian petani, maka dari itu Pemkab Ponorogo harus perhatikan aspirasi dan nasib kami, begitu juga pemerintah pusat, “imbuh Didik Suwignyo.

Lebih lanjut Didik Suwignyo yang dapat jatah Rumah Resetlamen Bendo di Blok I ini, menegaskan, bahwa pihaknya bersama seluruh warga masyarakat bendo Desa Nginden menyatakan sikap membuat surat pernyataan yang tertuang pada kertas HVS yang mereka ditandatangani. Dengan kop Surat Pernyataan yang berisikan, Mencabut berita acara penyerahan rumah yang dibangunkan oleh Pemkab Ponorogo kemarin.(Sul)

News Feed