oleh

Persemag Tetap Ikuti Liga Nusantara, Walau Harus Melakukan Upaya Dompet Peduli, Seandainya Pemerintah Tidak Turun Tangan

Selesi hari terakhir Sabtu (10/3/2018) dilapangan Tanjung Sepreh yang menghasilkana 30 pemain untuk berlaga di Liga Nusantara bulan April mendatang

Beritatrends.com, Magetan – Pemberitaan sebelumnya dijelaskan bahwa pemerintah berupaya akan membantu Persemag untuk tetap bisa berlaga di Turnaman Liga Nusantara begini ucapanya, Bupati Magetan Dr. Drs. Sumantri, MM melalui Kabag Humas dan Protokol Kabuapten Magetan Wahyu mengatakan, untuk saat ini yang di butuhkan adalah bagaimana solusi tercepat dan tepat agar klub sepakbola kebanggaan masyarakat Magetan tetap bisa berkiprah di kompetisi Liga Nusantara.

“Untuk selanjuntnya tentu kita dorong semua yang berkompeten dalam persepakbolaan di Magetan, secara bersama mencarai solusi dalam hal ini utamanya ASKAB dan KONI karena tentu dengan keikut sertaan di Liga Nusantara  akan dibutuhkan dana yang tidak sedikit,”ucap Wahyu kepada Beritatrends.com, Kamis (8/2/2018) kemarin.

Pemerintah Kabupaten Magetan akan terus mendorong semua cabang olah raga termasuk didalamnya adalah cabang olah raga sepak bola  untuk tetap eksis dan berprestasi dengan menyediakan dana melalui KONI Kabupaten Magetan.

Ketua KONI Kabupaten Magetan Sopyan mengatakan yang jelas kami hanya melakukan aturan yang telah ditetapkan pemerintah, untuk persepakbolaan itu merupakan tanggungjawab Cabang Olahraga Sepak Bola yakni ASKAB PSSI Magetan, semua sudah ada aturannya.

“Kami tidak berani melanggar aturan yang ada jadi seharusnya mengenai sepakbola tentunya cabor yang bertanggungjawab adalah ASKAB PSSI Magetan itu jelas aturannya demikian,”ucap Sopyan kepada Beritatrends.com via telepon, Minggu (11/3/2018).

Sedangkan ketua ASKAB PSSI Magetan H. Tomo mengatakan memang mengenai cabang olohraga sepakbola merupakan tanggungjawab ASKAB PSSI Magetan namun yang namanya club itu kan ada pengurusnya dan kami tidak bisa pilih kasih karena club sepakbola Magetan yang terdaftar di PSSI itu ada 4 Club, kalau kami hanya membatu salah satu club saja pasti kami akan di protes sama club yang lainnya,

“Kami sudah bicara untuk melakukan yang terbaik buat club sepakbola yang ada di Magetan, hal ini yang membuat kami bingung dan jelas dalam aturan kami pasti ada kendalanya karena anggaran yang kami milik hanya untuk pembinaan saja, bukan untuk tingkat sepak bola profesional,”jelas Tomo kepada Beritatrends.com via telepon, Minggu (11/3/2018)

Pengurus Persemag Agus Tholib menjelaskan untuk sampai detik ini belum ada upaya pemerintah untuk mendukung Persemag  mengenai pembiayaan mulai dari selesi pemain yang akan kami ajukan sebagai peserta di Liga Nusantara 2018.

“Untuk turnament nanti juga masih kebigungan dengan biaya, apa lagi untuk kandang harus menyewa stadion di luar Magetan karena Stadion Yusonegoro Magetan tidak layak, kemungkinan Persemag akan melakukan upaya dompet peduli, untuk tetap mengikut turnament Liga Nusantara Tahun 2018,”ucap Agus Kepada Beritatrends.com via telepon, Minggu (11/3/2018)

Kami para pengurus Persemag yang ada sudah melakukan seleksi pemain di Lapangan Tanjung Sepreh, kita akan ambil 27 pemain dengan maksimal kelahiran 1996, dan tambahanya 3 pemain umur bebas jadi 30 pemain.

“Dari para pemain yang kita seleksi, ada beberapa pemain putra Daerah Magetan yang masih berstatus pemain luar daerah, ada yang bermain di Semarang dan di Madiun, kita masih mengurus proses status para pemain tersebut,”ucap Agus.

Semenjak Persemag tidak mengikuti kompetisi Liga Nusantara selama dua kali, rasanya masih belum ada kepedulian pemerintah dalam mendukung Persemag, bisa dibilang masih 0% kepedulian pemerintah terhadap Persemag Magetan

“Kita bakal kesulitan dalam menghadapi turnament liga 3 mendatang, karena dari pemainpun ada juga yang sudah bekerja, artinya tidak semua pelajar, maka itu kita juga harus menganti uang bensinnya untuk latihan bola,”tambahnya.

Kita punya stadion, tapi stadion Yosonegoro Magetan belum layak untuk di buat bermain karena standartnya PSSI Stadion yang digunakan harus tertutup, Lapangan Stadion Yosonegoro pun tidak lah rata, kemungkinan saat turnament bergulir kita akan menyewa stadion di luar daerah Magetan dan semua itu membutuhkan biaya yang besar.

“Kalau sampai turnament di mulai pada bulan April kita belum mendapat kepastian dukungan pemerintah untuk menghadapi turnament Liga 3, kita akan lakukan Dompet peduli untuk menjalani turnament Liga 3 tersebut,”pungkas Agus. (Gal)

News Feed