oleh

Makam Ki Buyut Basuni Lebak Banten Merupakan Tempat Wisata Sepiritual

Abdul Rozaq saar diwawancarai awak media terkai sejarah Makam Ki Buyut Basuni, Minggu (11/3/2018)

Beritatrends.com, Lebak – Abdul Rozaq (57) yang berIstrikan Jaliyanah (48) telah dikaruniai 3 Anak yaitu dua putra dan satu putri sejak tahun 1987 sampai kini menjadi Juru Pelihara di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Keramat Kubang Malaka Ki Buyut Basuni yang terletak di Kampung Ci Cinta Rt.006 Rw.001 Desa Maja Kecamatan Maja Lebak Banten.

“Jarak dari Stasiun Maja kurang lebih 1 KM ke lokasi bisa ditempuh berjalan kaki waktu tempuh 10 menitan,atau bisa ditempuh jalur Roda empat melalui Perumahan Permata Kalimaya Maja, kalau mau pakai jasa Ojeg harus merogoh kocek sebesar Rp 5.000,- hingga Rp.10,000,” menurut juru Pelihara atau Juru Kunci, Kepada Beritatrends.com, Minggu (11/3/2018).

lanjunya, peziarah yang datang berbagai penjuru seperti wilayah Jabodetabek bahkan dari luar pulau seperti, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Luas Keseluruhan Makam ini adalah 17.537 Meter persegi dengan panjangnya 578 Meter dan Lebarnya 30 Meter dengan menyusur sepanjanng Waduk Cicinta yang merupakan Aset Pemerinta Provinsi Banten.

“Makam Ki Buyut Basuni itu berasal dari daerah Wetan disekitaran Jawa Barat dulu yang kini menjadi Provinsi Banten, penziaroh paling ramai dikunjungi pada Kamis malam Jumat.”ucapa Abdul Rozaq.

Makam Ki Buyut Basuni

Ditambahkannya bahwa makam Ki Buyut Basuni selama ini pemeliharaannya murni Swadaya Masyarakat dan di tambah dengan uang pribadi, bahwa ini menunjukkan implementasi demi kepentingan umum.

“Kita tunjukkan lebih bagus sama kerja ketimpang bekerja sama, ini merupakan filosofi yang sangat mendalam untuk mengajak masyarakat untuk bekerja agar kita bisa semangkin menunjukkan kepedulian terhadap wisata sepiritual,”jelasnya.

Abdul Rozaq menceritakan Kronologis Hal Ihwal Pemakaman Ki Buyut Basuni, konon menurut sesepuh terdahulu ada seorang Warga Malaka yang membakar Pohon Kiara dan tak lama kemudian Warga tersebut meninggal dunia, ternyata disana ada Makam Keramat dan disitulah dimulainya Pemeliharaan akan Makam dimaksud yang kini diberi nama Makam Keramat Kubang Malaka Kibuyut Basuni.

“Pemerintah Daerah Lebak dalam hal ini telah sangat peduli memfasilitasi dengan mengangkat Para Juru Pelihara TPU yang berjumlah sebanyak 30 Orang se – Kabupaten Lebak,”jelasnya.

Tanah Makam tersebut merupakan tanah HGU Masyarakat yang dimanfaatkan untuk kepentingan umum. “Mudah-mudahan ini semua menjadi hidayah agar bisa dijadikan destinasi Wisata yang bisa mengangkat Citra Budaya Lebak juga penambahan PAD apabila dikelola secara Sama Kerja,”pungkas Abdul Rozaq.(FR)

News Feed