oleh

Cipta Karya Magetan 2018 Kebut Pembanguan : Drainase, Air Minum, Sanitasi dan Banguna Gedung

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Magetan targatkan akhir April/awal Mei Proyek yang ada di bidangnya sudah berjalan semua, Senin (12/3/2018)

Beritatrends.com, Magetan –  .Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan Ir. Hergunadi melalui Kepala Bidang Cipta Karya Ir Sudiro mengatakan, pentingnya keakuratan data dan para petugas e-Monitoring diharapkan dapat memberikan informasi data yang benar dan akurat. Untuk data-data yang belum ter-input dengan benar secepatnya diperbaiki, baik dokumentasi maupun titik koordinat.

“Sesuai dengan arahan Kepala Dinas PUPR untuk seluruh paket kegiatan yang dilelangkan ditargetkan terkontrak selambat-lambatnya akhir Awal Mei 2018 sebagaimana yang terekam dalam sistem e-Monitoring sehingga proses penyerapan untuk kegiatan TA 2018 dapat berjalan sesuai rencana, hal ini dapat meningkatkan kualitas pemantauan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan di Kabupaten Magetan,”ucap Sudiro kepada Beritatrends, Minggu (11/3/2018)

ini salah satu proyek Sanitasi yang pernah dikerjakan bidang Cipta Karya dengan sistem ipal Komunal

Pengembangan Air Minum di Tahun 2018 total Rp. 4,2 Miliyar terbagi di 11 lokasi dan Sanitasi senilai Rp. 2,2 Milyar terbagi di 6 lokasi, pelaksanaan kegiatan diharapkan agar kualitas konstruksi harus baik serta dapat diselesaikan tepat waktu. Selain itu Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyiapkan biaya agar infrastruktur yang dibangun dapat bermanfaat secara berkelanjutan.

“Seandainya pembangunan infrastruktur PUPR yang memiliki berkualitas baik dan memiliki nilai strategis bagi masyarakat maupun pembangunan Kota/Desa, setelah serah terima aset dari pelaksana kami akan berupaya mengadakan biaya pemeliharaan untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan bangunan ini,”ucap Diro

Pembangunan saluran drainase pada Tahun 2018 senilai 6,1 Miliyar terbagi di 30 lokasi, nanti dengan dibangunnya saluran drainase ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan genangan air dan mendukung infrastruktur akses jalan utama, jalan Kecamatan dan jalan Desa.

“Pembangunan yang dilakukan di desa/kota, terutama bangunan gedung semakin banyak dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Namun demikian, salah satu hal penting yang perlu dikaji adalah sejauh mana bangunan tersebut telah memenuhi ketentuan dan persyaratan seperti kelayakan, keandalan dan keselamatan teknis bangunan dan gedung sebagaimana yang telah ditetapkan dalam peraturan perundangan yang ada,”terangnya,

Lanjut Sudiro berharap dengan kegiatan pembangunan bangunan gedung yang dilakukan di masa mendatang dapat sesuai dengan ketentuan dan persyaratan teknis yang berlaku. “Untuk Tahun Angaran 2018 PUPR Kabupaten Magetan untuk kegiatan Pelaksanaan Proyek untuk Pembanguan Gedung telah dianggarkan sebesar Rp. 5,9 Miliyar yang di alokasi pada 15 lokasi,”pungkas Sudiro. (Gal)

 

 

News Feed