oleh

Pengucapan Sumpah/Janji dan pelantikan PPK dan PPS Kabupaten Magetan

Pembacaan Supapah janji oleh Ketua KPU Magetan yang diikuti seluruh PPK dan PPS, Kamis (8/3/2018)

Beritatrends.com, Magetan –Di Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan, Hendrat Subiyakto mengambil sumpah/janji serta melantik seluruh Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum Tahun 2019

Prosesi pengucapan sumpah/janji serta pelantikan ini diawali dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh undangan, langsung disambung dengan pengucapan sumpah/janji serta pelantikan PPK/PPS dan dengan doa yang dipimpin oleh rohaniwan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaen Magetan.

Seluruh Anggota PPK dari 18 Kecamatan, per Kecamatan = 3 orang berarti jumlah seluruh PPK 54 orang, dan Anggota PPS dari 235 Desa/Kelurahan, per Desa/Kelurahan = 3 orang total seluruh PPS berjumlah 705 orang. Jadi total PPK dan PPS sebanyak 759 orang tersebut mengucapkan sumpah serta dilantik secara serentak.

Penandatanganan berita acara PPK dan PPS secara simbolis yang diwakili beberapa kecamatan

Pengucapan sumpah/janji dan pelantikan PPK dan PPS tersebut, turut dihadiri dan disaksikan oleh Komisioner KPU Kabupaten Magetan Wakil Bupati Magetan beserta seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Magetan. Selain itu, turut pula menyaksikan adalah Ketua Panwaslu Kabupaten Magetan berseta anggota, seluruh SKPD terkait.

Berdasarkan Keputusan KPU kabupaten Magetan, dengan nomor : 25/HK.03.1-Kpt/3520/KPU-Kab/III/2018 dan putusan nomor: 26/HK.03.1-Kpt/3520/KPU-Kab/III/2018, telah ditetapkan dan diangkat angota PPK kecamatan se- Kabupaten Magetan dan angota PPS se-kabupaten Magetan untuk pemilihan umum tahun 2019.

Hendrad Subiyakto menerangkan, sesuai jadwal dan tahapan pemilihan legislatif pemilu 2019, PPK dan PKS akan bekerja mulai besok Jum’at, (9/3/2018). sampai nanti pelaksanakan Pileg dan Pilpres.

“PPK dan PPS akan dibatasi dengan ketentuan periodisasi artinya yang sudah pernah menjadi PPK dan PPS dua kali sudah tidak boleh. Dari total 759 PPK dan PPS yang ada sejumlah 110 PPK dan PPS terkena aturan pereodis, kita akan carikan pengantinya,”pungkas Hendrad.(Gal)

News Feed