oleh

Persemag Ikut Kompetisi Liga Nusantara Tahun 2018


Ilustrasi pemain persemag saat bertanding, Sporter Persemag Magetan yang merindukan club nya bisa berlaga di kompetisi Liga Nusantara tahun 2018 Rabu (7/3/2018)

Beritatrends.com, Magetan – Pupus sudah rasa kekecewaan Sporter Persemag Kabupaten Magetan, rasanya seperti terobati karena Pengurus Persemag, Koni, Askab PSSI Magetan, Dinas Pendidikan dan Pemuda dan Olahraga serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan akhirnya mendaftarakan Klub Sepak Bola Persemag untuk mengukti Kompetisi Liga Nusantara Tahun 2018.

Joko Santoso Kepala Dinas Pendidikan Pemudan dan Olahraga Kabupaten Magetan mengatakan, pada hari jumat (2/3/2018) mendapat perintah oleh Bapak Bupati untuk segera menyelesaikan permasalahan mengenai klub Persemag yang harus segera mendafta pada kompetisi Liga Nusantara di musim kompetisi pada tahun 2018, apabila tidak mendaftar akan di coret dari PSSI, padahal saya posisi masih di Surabaya untuk menentukan nasib pendidikan Kabupaten Magetan mengenai anak didik.

Joko Santoso Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

“Saya di hubungi Pak Bupati untuk segera menyelesaikan terkait pendaftaran Persemag untuk maju di liga nusantara, tanpa panjang lebar akhirinya saya menghubungi Kepala Bidang yang membidangi Pemuda dan Olahraga untuk segera berkoordinasi dengan Koni, Askab dan pengurus Persemag apa yang diperlukan,”ucap Joko kepada Beritatrends, Rabu (7/3/2018).

Ditambahkan Joko, Persemag itu identik milik masyarakat Magetan, eman kalau sampai tidak bisa mengikuti kompetisi Liga Nusantara pada musim kompetisi tahun 2018 ini bisa dicoret dari PSSI alangkah sayangnya nama Persemag dan pengurus terdahulu yang memperjuangkan persepakbolaan Magetan di hapus dari percaturan dunia sepak bola.

“Alhamdulillah Persemag bisa mengikuti Liga Nusantara di musim kompetisi tahun 2018 ini, kita harus memikirkan setelah melakukan pendaftan, sebab selama perjalanan kompetisi nanti di Liga Nusantara musim ini terbagi menjadi tiga grup, serta menggunakan sistem kandang-tandang, dan memakai format kompetisi penuh,”terang Joko.

Joko menambahkan, hanya tiga tim terbaik dari masing-masing grup yang berhak lolos ke babak selanjutnya. Mereka masuk ke dalam babak sembilan besar, dan akan kembali dibagi dalam tiga grup dengan sistem home tournament, dan format setengah kompetisi “Masing-masing juara grup (babak sembilan besar) akan mewakili Jawa Timur untuk bertarung di zona Jawa,” ungkap Joko.

Selain itu, Joko juga menegaskan, pemain yang diperkenakan bermain di kompetisi ini berstastus amatir, bukan profesional seperti di Divisi Utama, maupun Indonesia Super League (ISL). “Liga Nusantara hanya menggunakan pemain amatir. Untuk tim yang menggunakan pemain yang musim lalu bermain di Divisi Utama maupun ISL, harus alih status, termasuk juga untuk pemain ISL U-21,”Pungkas Joko.

Musim ini juga dilakukan pemberlakuan aturan baru. Setiap tim yang selama tiga tahun berturut-turut tidak mengikuti Liga Nusantara akan dilaporkan kepada pengurus PSSI pusat untuk dicabut keanggotaannya. (Gal)

News Feed