oleh

Hujan Tak Kunjung Datang, Petani di Dua Desa di Pastikan Gagal Panen

ABS saat di lapori masyarakat tanpa pikir panjang langsung turun lapangan melihat apa yang di keluhkan masyarakat di dua desa tersebut, Kamis (1/3/2018)

Beritatrends.com, Jeneponto – Raut kekecewaaan terlihat di wajah para petani yang berada di Desa Bonto Rappo, Kecamatan Tarowang dan Desa Bonto Raya, Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto.

Pasalnya, sawah tadah hujan yang telah selesai mereka tanami padi terancam gagal panen akibat kekeringan. Kekeringan ini akibat terjadinya cuaca ekstrim yang tiba tiba melanda sebagian daerah Kabupaten Jeneponto.

“Petani baru selesai menanam padi pada awal bulan Januari lalu, biasanya memasuki bulan Februari dan Maret merupakan puncak turun hujan, ternyata sejak pertengahan bulan Februari sampai masuk bulan Maret ini tidak ada hujan, membuat sawah kami menjadi kekeringan,” jelas Daeng salah seorang petani di Desa Bonto Rappo kepada Beritatrends, Kamis (01/03/2018).

Angota Komisi 2 DPRD Jenepanto Andi Baso Sugiarto Kareng Tompo yang biasa sapaan ABS yang membidangi pertanian perikanan kelautan dan BPKAD mengatakan, jika dalam waktu satu minggu ini tidak turun hujan, kemungkinan petani akan mengalami gagal panen.

“Karena hampir seluruh tanam padi kondisinya sudah mulai menguning, tanah sawah sudah mengalami keretakan, seharusnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kabupaten Jenepanto Bidang Sumber Daya Air SDA segera mengambil langkah dan mencarikan solusi yang tepat,”ucap ABS, kepada Beritatrends, Kamis (1/3/2018)

Sawah tersebut terdapat di dua Desa Bonto Rappo dan Kelurahan Bonto Raya, kalau dibiarkan tidak ada penanganan secara khusus maka dalam minggu-minggu yang diakibatkan tidak turun hujan, putuslah harapan para petani dengan petaka yang tidak diinginkan artinya akan terjadi gagal panen, karena kondisi padi sudah mulai kuning sebelum saatnya karena kekeringan.

“Dinas PUPR, dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, sesegera mungkin turun kelapangan khusus dinas PUPR bidang SDA, agar melihat apa kendala kenpa pengairan kelara tidak bisa menjangkau Kelurahan Bonto Raya dan Bonto Rappo, padahal wilayah tersebut adalh wilayah pengairan Kelara Kareloe,”pungkasnya. (HA)

News Feed