oleh

Selamat Jalan Kawan, Kita Semua Kehilanganmu

Wartawan Harian Bangsa Wilayah Ponoroga saat di rawat di RSUD dr. Harjono

Beritatrends.com, Ponorogo – Dunia jurnalistik Ponorogo kembali berduka. Teman dan sahabat kita Sunardi, wartawan harian bangsa Ponorogo harus berjuang melawan penyakit yang menggerogoti tubuhnya selama satu bulan terakhir ini. Tapi takdir berkehendak lain, Sunardi menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya radang selaput otak di rumah sakit Dr. Harjono Ponorogo Sabtu dini hari 24/2 sekitar jam 02.30 wib.

Sunardi yang mengawali karier sebagai jurnalistik sekitar lima tahun lalu itu sempat berpindah-pindah media sebelumnya wartawan asli warga Pacitan ini sempat di media mingguan jurnal Madiun dibawah besutan Budi Darmawan tapi akhirnya pindah ke koran harian bangsa yang berkantor di Surabaya. Almarhum dimakamkan di pemakaman umum di desa Ngilo-ngilo Slahung Ponorogo tak jauh dari kediaman istrinya tinggal Sabtu pagi, 24/2.

“Awalnya saya nggak percaya mendengar kabar meninggalnya Sunardi. Karena begitu cepat. Saya sekitar seminggu yang lalu masih sempat BBM dengan dia.”ujar Reni wartawan radio gema Surya ketika takjiah di rumah duka desa Ngilo-ngilo Slahung Ponorogo Sabtu siang, 24/2.

Bukan hanya Reni, ada banyak teman lain juga nggak percaya kepergian Sunardi begitu cepat dan rasanya baru kemarin bertemu malah hari ini beliau meninggalkan kita. Seperti pengakuan Supriyadi, Ketua Komunitas Wartawan Ponorogo mengaku kaget meskipun bersama rombongan beberapa hari lalu dirinya sempat besok Sunardi di rumah sakit.

“Memang kala itu kita dapat informasi dari dokter maupun keluarga bahwa penyakit Sunardi cukup berat. Bahkan dokter pun menyarankan untuk banyak sabar “kenang Supriyadi.

Dengan kepergian Sunardi maka banyak teman pers di Ponorogo mengaku kehilangan sosok wartawan yang sangat ulet dan gigih bahkan bukan hanya di media pihaknya juga tipe pekerja keras dengan membuka usaha warung kopi pedang di daerah Cinde Wilis Kertosari. Sunardi dikenal cukup care dan peduli dengan sesama teman bahkan banyak hal ide-ide datang dari pria yang lagi punya momongan umur sembilan bulan itu. Hasil pantauan media ini istri almarhum Selly cukup tegas menghadapi cobaan tersebut bahkan keluarga besarnya juga cukup tegar. Selamat jalan kawan semoga Khusnul khotimah.(Nanang)

News Feed