oleh

Bencana Alam Di Desa Margacina Kabupaten Kuningan

Vidio amatir saat kejadian

Beritatrends.com, Kuningan – Sedikitnya 500 jiwa warga Dusun Cipari, Desa Margacina, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan terpaksa mengungsi ke Desa Kaduagung, masih di wilayah kecamatan tersebut, Kamis (22/2/2018) Kemarin.

Sekitar 150 rumah warga di Dusun tersebut kini dalam kondisi terancam bencana pergerakan tanah. Bahkan, puluhan rumah di antaranya sudah mengalami kerusakan parah nyaris ambruk tergusur pergerakan tanah.

Data keluarga yang melaporkan keluarganya hilang untuk sementara sebanyak 18 Orang diantaranya: 1. Rasminah, Ds. Pasirpanjang, 2. Turkiah, Ds. Pasirpanjang, 3. Haryanto, Ds. Pasirpanjang, 4.Daswa, Ds. Pasirpanjang, 5. Tarsinah, Ds. Pasirpanjang, 6. Sujono, Ds. Pasirpanjang, 7. Kuswanto, Ds. Pasirpanjang, 8. Tewol, Ds. Pasirpanjang
9. Rustam, Ds. Bentar, 10. Ajid, Ds. Bentar,11 B. Casti, Ds. Pabuaran, 12. Marsui, Ds. Ciputih, 13. Wartinah, Ds. Ciputih, 14. Wahyu, Ds. Salem, 15. Suwiryo, Ds. Pasirpanjang, 16. B. Sarmah, Ds. Pasirpanjan, 17. B. Darsip, Ds. Pasirpanjang, 18. Warnoto, Ds. Ciputih

Korban yang dirawat  : 1. Dadang, 45 th, Ds. Pasirpanjang, 2. Wartiah, 50 th,Ds. Pasirpanjang, 3. Minarto, 50 th,Ds. Pasirpanjang, 4. Anto, 38 th, Da. Bentar, 5. Caski, 50 th, Ds. Pasirpanjang, 6. Eri pujiarti, 50 th,Ds. Pasirpanjang, 7. Wati, 37 th,Ds. Pasirpanjang, 8. Mulyono, 50 th,Ds. Pasirpanjang, 9. Turti, 46 th, Ds. Pasirpanjang, 10. Kartoyo, 69 th,Ds. Pasirpanjang, 11. Azam, 45 th, Ds. Pasirpanjang, 12. Dasri, 47 th, ds. Wanoja, 13. Indi, 19 th, Ds. Bentar, 14. Durti, 60 th, Ds. Bentar

Saat pencarian korban dan korban yang meninggal

Adapun Data korban meninggal dunia yang sudah di ketemukan 5 orang : 1. Hj.karsini 56th, Dk. Cogreg Rt 02 rw 02 Ds. Pasirpanjang, 2. Casto, 48 th, Dk. pabelokan Bentarsari, salem, dagang, 3. B. Wati, 80 th, petani, dusun johogan desa pasirpanjang, 4. Radam, 59th, cikokol jipang bantarkawung, 5. Kiswan, 45 th, desa pasirpanjang

Untuk sementara para petugas gabungan TNI-POLRI dan Basarnas belum bisa melakukan Evakuasi terhadap korban dikarenakan medan yang sangat sulit. (red)

 

News Feed