oleh

Satpol PP Magetan Menjalankan Ekskusi Penutupan Sementara Sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2014 Terkait Kasus Desa Malang

Penyegelan di Warem Jalan Malang  Jalan Agung Desa Malang Maospati, Senin (19/2/2018)

Beritatrends.com, Magetan  – Plt Satpol PP Kabupaten Magetan Chanif Tri Wahyudi melalau Kepala Bidang Pengegakan Perda Rahmad mengatakan, apabila yang sudah kita beri surat teguran sebanyak 3 kali masih tetap membandel tetap melakukan aktifitas Satpol PP hari ini langsung mengambil sikap tegas.

Hari ini Senin (19/2/2018) sebanyak 43 Warung Kopi, Warung remang-remang (Warem), tempat hiburan Karoeke illegal yang terletak di Jalan Malang Maospati dan lebih dari 6 lokasi yang diduga tempat kos-kosan dan warung esek-esek yang teletak di Jalan Agung Desa Malang, Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan,  tim Gabungan Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Satpol PP Kabupaten Magetan dan Sun Den Pom Magetan melakukan Eksekusi Penutupan Sementara.

“Kita sudah melakukan surat teguran tiga kali dan hari ini merupakan hari yang terakhir batas waktu yang telah disepakati bersama sejak pertemuan pertama hingga pertemuan terakhir minggu kemarin, ini akan kita lakukan Eksekusi bereupa Penutupan sementara,”terang Rahmat kepada Beritatrends,com, Senin (19/2/2018).

Lanjut Rahmat, di Perda Nomor 3 tahun 2014 pasal 27 disebutkan sanksi urgensi bisa dikenakan yaitu : Penutupan Sementara, Penyegelan, Pembongkaran, karena Penanganan Permasalahan Malang masih dalam koridor Preventife Non Justicia namun apabila terpaksa, maka Tahap PRO JUSTICIA akan kami terapkan.

“Seluruh warung kopi, Warem, tempat karoeke dan kos-kosan yang sudah mendapat imbauan bahwa di sepanjang Jalan Malang dan Jalan Agung, apabila tidak mengindahkan teguran kami akan kamilakukan Penutupan Sementara, Penyegelan, Pembongkaran,”tegasnya.

Semua sudah kita lakukan dari melayayangkan Surat Peringatan (SP 1) selama 7 hari, SP 2 selama 3 hari dan SP 3 selama 3 hari, jika saampai SP 3 hari ini sudah lewat  mereka tetap tidak mengindahkan, terpaksa kita eksekusi, namun semua akan kita sampaikan terlebih dahulu pada pimpinan untuk perintah bongkar dari bidang ketertiban.

“Selain ini memang ada laporan dari masyarakat, bahwa di wilayah Jalan Malang ada warem dan tempat Karoeke yang sering mengganggu kenyamanan masyarakat, serta ada tempat kos-kosan yang berada di jalan Agung untuk dijadikan tempat mesum, maka hari ini kita lakukan eksekusi penutupan sementara,”pungkas Rahmat. (G.Lih)

 

 

News Feed