oleh

Pelajar SMAN 1 Babatan Hamili Teman Sekolah

Drs. H.Sugeng Subagyo. M.Pd. Kepala Sekolah SMA Negri 1 Babatan, saat diwawancarai awak media, Sabtu (10/2/2018)

Beritatrends.com, Ponorogo – NR warga Rt 28 Rw 04 Desa Purwosari Kecamatan Babatan Kabupaten Ponorogo yang juga menjadi Siswa SMA Negri 1 Babatan di duga telah menghamili SANS Warga Rt 02 Dukuh Pupus Desa Pupus Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo yang juga menjadi teman sekolah, Sabtu (10/2/2018).

Drs. H.Sugeng Subagyo. M.Pd. Kepala Sekolah SMA Negri 1 Babatan, membenarkan kalau NR, dan SANS menjadi siswa di SMA Negri 1 Babatan, dan keduanya masih duduk di kelas II, sudah satu bulan keduanya tidak sekolah di sekolahan ini, dan itu mereka mengundurkan diri karena malu dengan kondisinya sendiri.

“Keduanya memamg sekolah di sini dan duduk di kelas dua, pihak sekolah tidak mengeluarkan dari sekolah melainkan mereka mengundurkan diri karena malu dengan kondisinya sendiri,”kata Sugeng.

Masih menurut keterangan Sugeng, keduanya melakukan perbuatan itu diluar sekolah, dan sekarang kedua belah pihak keluarga sudah berdamai dan semua tidak jadi masalah. “Perbuatan mereka di lakukan di luar lingkup sekolah, walau di sekolah banyak jam eksta tetapi selalu ada guru yang mendapingi” kilah Sugeng.

Sukatman, Kepala Desa Purwosari Kecamatan Babatan Kabupaten Ponorogo, mengatakan selama ini dirinya tidak tau masala ini dan beluma ada laporan ke desa dari pihak keluarga NR maupun keluarga dari SANS. “Selama ini saya belum tau tapi cuma kalau isu iya kita sudah dengar, ” jelas Sukatman.

Selain itu Sukatman juga menyayangkan sikap dari kedua belah pihak yang tidak ada koordinasi dengan pihak pemerintahan desa, dan ini bukan masalah damai atau tidak karena ini masalah hukum, kalau semua permasalah selesai dengan cara kekeluargaan lalu apa artinya hukum.”Masalahnya yang bersangkutan tidak ada laporan ke desa juga tidak pernah minta solusi ke Pemerintahan desa, jadi ini tidak ada kaitannya dengan desa,”sanggah Sukatman.

Nopan yang mengaku paman dari NR menjelaskan bahwa permasalahan ini sudah selesai, dan dari pihak keluarga sudah ada kesepakatan dan ini tinggal nunggu bapaknya NR. “Permasalahan ini sudah selesai tinggal nunggu bapaknya NR,”jelas Nopan.

Selain itu Nopan juga mengatakan bahwa mereka juga masih anak – anak jadi kalau ini di blogaup ke media apa ndak kasian masa depannya, “Mereka itu masih anak – anak apa tidak kasian masa depan mereka, dan ini kita juga tanggung jawab penuh.”kata Nopan.

Har, selaku wali dari NR dan juga selaku kakek dari NR, mengatakan, sementara ini anaknya masih sekolah dan ini sudah nikah siri namun belum jadi satu rumah, jadi tinggal nunggu bapaknya NR, ambil cuti dan anaknya akan di pindah sekolah ke Kabupaten Pacitan atau ke Propinsi Bali dan Kepala Sekolah siap bikin Surat pengantar pindah.

“Masalah ini tinggal nunggu Bapaknya NR dari Bali, sekarang mereka sudah nikah siri namun belum tinggal jadi satu rumah” kata Har kakek dari Nobel Rahmadan. (AN)

News Feed