oleh

Rangkap Jabatan BPD Dan Jadi Anggota KPUD Mojokerto

Heru Efendi anggota KPUD Mojokerto yang rangkap Jabatan di biarkan, ada apa dengan aturan di Mojokerto, Senin (5/2/2018)

Beritatrends.com, Mojokerto – Pemerintah Desa Kedungmaling Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokert, sampai saat ini warga merasa resah atas perbuatan salah satu anggota BPD Desa Kedungmaling, Senin (5/2/2018).

Birokrasi di Pemerintahan Kabupaten Mojokerto sangat lamban dalam menyikapi salah satu angngota KPUD Kabupaten Mojokerto yang dulunya sebelum menjadi anggota demisioner KPUD Mojokerto dia menjabat sebagai Ketua BPD, seharusnya kalau sudah menjadi anggota KPUD seharusnya jabatan BPD dilepaskan biar kerja di KPUD bisa transparan dan fokus.

Menurut Muhammad Taufik, bahwa saudara Heru Efendi yang telah menjadi anggota KPUD mojokerto masih merangkap sebagai Ketua BPD Desa Kedungmaling, bahkan stempenya BPD dia yang bawa kalau ada suatu kepentingan urusan desa kita bingung mencari Heru, kadang kala sering dinas luar kota akhirnya urusan birokrasi di desa menjadi terhalang.

Hal tersebut di benarkan oleh kepala Desa Kedungmaling, Kukuh Suwoko, sat ditemui team Media menyampaikan, dikarenakan keterlambatan di Birokrasi menyebabkan terkendala lajunya pelayanan menjadi terhambat karena Stempel BPD yang Masih Aktif,

“Sesuai dengan adanya undang – undang nomor 7 tahun 2017 yang mengatur tentang pemilihan umum, anggota KPU di larang merangkap jabatan,bahkan stempel BPD sampai hari Senin (5/2/2018) masih di bawa salah satu anggota BPD yang menjadi anggota Demisioner KPUD Mojokerto, sehingga birokrasi pemerintahan Desa terhambat,”ucap Kukuh.

KPU Kabupaten Mojokerto seharus ambil sikap tegas terhadap Anggotanya yang jelas – jelas melanggar aturan undang undang.(zeey/kah).

News Feed