oleh

Masyarakat Berharap Pemerintah Kabupaten Magetan Bertindak, Atas Keluhan Warga Berdirinya Warung Remang-remang

Warung yang berjajar di Desa Malang, dengan santainya pemilik warung tak mempunyai rasa malu keluar dengan pakian tak senonoh

Beritatrends.com – Telisik awak media Beritatrends.com di lokasi maraknya warung remang-remang di wilayah Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, sekilas memang tidak tidak ada keanehan pada beberapa warung yang berjajar sepanjang Jalan Raya Solo – Maospati, tepatnya di Desa Malang tersebut.

Rasa penasaran awak media Beritatrends,com pun mulai datang karena akhir-akhir ini sangat ramai pemberitaan di media Online dari beberapa wilayang yang menayangkan hinga sampai 21 media, akhirnya mencoba masuk pada salah satu warung kopi, dan bertanya pada pemilik warung, “Kalau siang memang tutup mas, bukanya malam saja,” ujar salah satu pemilik warung yang enggan disebutkan namanya.

Selanjutnya dia, menjelaskan ini hanya sebagian dari bangunan yang berjajar adalah warung, lainnya adalah tempat karaoke yang buka hanya malam hari, dan apabila pemilik warung ingin merubah fungsi sebagai tempat karaoke syaratnya sangatlah mudah, hanya menyetorkan beberapa uang ke pengurus paguyuban dan membayar iuran bulanan sudah bisa membuka tempat karaoke, mas.

Dibenarkan oleh pengunjung warung yang rumahnya masih di wilayah Desa Malang ketepatan lagi ngopi, tapi dia tak mau namanya disebutkan karena takut sama para oknum yang mengelola tempat itu, “Kalau mas tidak percaya datang aja pada malam hari tempat di sini akan hingar bingar dengan kerasnya musik dan lalu lalangnya wanita menor yang siap melayani bernyanyi dan berkencan.

“Terus terang mas saya sebagai warga masyarakat Desa Malang merasa risih dan malu melihat keadaan ini, dan ini sudah berjalan bertahun-tahun, kelihatanya pemerintah tak peduli dengan adanya tempat ini, kami sudah melakukan protes lewat Kepala Desa hingga Satpol PP belum ada tindakan sama sekali,”ucapanya.

Ini kami bersama warga masyarakat Desa Malang melakukan aksi pasang bener penolakan terhadap perbuatan portistusian di beberapa titik, dan kami sudah melakukan penyuratan terhadap Bapak Gubernur, dan dalam waktu dekat ini akan menyurati Bupati Magetan dengan tembusan Satpol PP sebagai Penegak Perda, Polres selaku keamanan masayarat dan Kodim selaku tentara yang dekat dengan rakyat serta dinas-dinas terkait. (Aryo)

News Feed